248 Asesor Telah Ikut Pelatihan Instrumen Baru BAN PDM, Samulak: Agustus Asesor Turun Kesekolah.

  • Rabu, 24 Juli 2024 - 10:49:21 WIB | Di Baca : 1967 Kali

 

Seriau,- Sebanyak 248 asesor telah mendapatkan pelatihan instrumen baru yang dilaksanakan oleh Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Dasar Menengah (BAN- PDM) Provinsi Riau.

Tahap pertama, asesor yang mengikuti pelatihan sebanyak 149 orang. Kegiatan ini sudah berlangsung tanggal 20 hingga 22 Juli. Sedangkan pelatihan tahap kedua, jumlah asesor yang mengikuti pelatihan sebanyak 99 orang.

Dengan demikian sudah 248 asesor yang mengikuti pelatihan dari total 257 asesor. Hanya 9 orang yang berhalangan hadir karena ada sesuatu hal.

Pelatihan asesor tahap 2 yang dilaksanakan mulai tanggal 23 hingga 25 Juli dibuka oleh
Ketua BAN PDM Provinsi Riau Samulak SPd.MSi, Selasa (23/7) di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru

Samulak mengatakan tahun ini BAN-PDM Provinsi Riau melakukan akreditasi sebanyak 2062 satuan pendidikan mulai dari PAUD, pendidikan dasar, pendidikan menengah serta pendidikan kesetaraan.

Dari jumlah tersebut, 813 untuk sekolah dan madrasah, 1218 untuk pendidikan PAUD dan 31 untuk pendidikan kesetaraaan." Untuk pendidikan PAUD masih mengunakan instrumen lama sedangkan untuk sekolah dan madrasah sudah mengunakan instrumen baru.

" Kegiatan pelatihan ini salah cara memahami instrumen terbaru.. Setelah pelatihan ini, diperkirakan Agustus, asesor akan turun kesekolah dengan mengunakan instrumen terbaru untuk sekolah, madrasah dan kesetaraan," kata Samulak.

Samulak juga menjelaskan, dalam penilaian akreditasi instrumen baru ini akan mengunakan sistem aplikasi, tidak lagi secara manual. Walaupun akreditasi tahun lalu, juga tidak mengunakan sistem manual tapi sistem borang, namun tahun ini  mengunakan sistem aplikasi.

" Dengan telah dilatihnya seluruh asesor ini diharapkan bisa menjalan tugas secara profesional untuk melakukan visitasi ke asesi asesi yang sudah dituju," terang Samulak.

Hadir dalam pelatihan asesor tahap 2 yakni Sekretaris BAN PDM Provinsi Riau Zudi Santosa, perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Riau Dr Dewi Sartika, Anggota BAN PDM Provinsi dan narasumber.

Sementara ketua panitia pelatihan asesor Dr Asrinda Amalia mengatakan tujuan pelatihan ini agar asesor bisa mengetahui instrumen terbaru sehingga para asesor bisa memahami pemenuhan indikator indikator dalam instrumen

Selama ini, pemenuhan instrumen tidak berdasarkan keterpenuhan indikator. Sedangkan dalam instrumen terbaru ini pemenuhan indikator ditentukan oleh sistem.

Dalam instrumen terbaru ini, asesor tidak lagi punya kuasa penuh untuk melakukan nilai kepada sekolah. Asesor bertugas menceklis terpenuhi atau tidak ya indikator yang ada di sekolah. Dalam arti kata, dengan instrumen terbaru ini yang memberikan penilaian terhadap akreditasi sekolah itu dengan mengunakan sistem.

Jika sebelumnya, hasil penilaian oleh asesor selanjutnya akan dikroscek, diverifikasi dan validasi oleh BAN PDM. Tapi kalau sekarang sistem yang melakukan penilaian berdasarkan keterpenuhan indikator," kata Asrinda.

Sedangkan materi yang diberikan pada pelatihan asesor tahap pertama ini, kata Asrinda, berupa simulasi dari aplikasi. Lalu, sistem penggunaan aplikasi terbaru. Teknik pengolahan data saat asesor melakukan visit. Pengolahan data ini seperti bagaimana asesor melakukan observasi, pengolahan data dan wawancara.

Narasumber dalam pelatihan ini berasal dari BAN PDM Provinsi Riau dan 5 orang asesor terpilih yang akan menjadi tim pelatih. (zal)





Berita Terkait

Tulis Komentar