Sekdisdik Riau Harapkan Sekolah Penyelenggara Inklusi Harus Miliki ULD

  • Rabu, 05 Juni 2024 - 09:49:38 WIB | Di Baca : 918 Kali

 

Seriau,- Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Riau Edi Rusma Dinata mengharapkan agar sekolah penyelenggara pendidikan inklusi di setiap kabupaten kota harus memiliki Unit Layanan Disabelitas (ULD). Hal ini sebagai bantuk kepedulian terhadap anak anak disabellitas atau berkebutuhan khusus yang ada di Riau

" Semua sekolah penyelenggara inklusi harus menyediakan akomodasi yang layak bagi anak penyadang disabilitas," kata Edi saat membuka Worshop Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusif (SPPI) se Provinsi Riau, Selasa (4/6) malam di Hotel Mutiara Pekanbaru.

Selain itu, kata Edi, dirinya berharap pemerintah daerah memfasilitasi sekolah penyelenggara pendidikan inklusi untuk menyediakan ULD. Begitu juga dengan Kacabdis Wilayah 1.2 3 dan 4 bisa mendorong berdiri ULD disekolah masing masing sehinga orangtua tidak lagi datang ke Pekanbaru untuk mendapat layanan disabilitas

" Saat ini Unit Layanan Disabilitas (ULD) hanya baru satu dimiliki oleh Provinsi Riau yang dikenal dengan nama Pusat Layanan Autis (PLA) Dinas Pendidikan Provinsi Riau," kata Edi

Pada kesempatan tersebut Edi juga berpesan agar sekolah yang menyelenggara pendidikan inklusif baik itu SMA dan SMK harus bisa memberikan layanan terbaik bagi anak anak berkebutuhan khusus.

Sekolah yang menyelenggarakan pendidikan inklusi harus terus diberi pelatihan. Sebab penaganan sekolah inklusi berbeda dengan sekolah  umum. Akomodasi tambahan disesuaikan dengan kondisi anak berkebutuhan khusus yang ada disekolah tersebut.

Oleh sebab itu melalui Worsshop ini  peserta mulai dari Kacabdis, MKKS, kepala sekolah dan guru bisa memberikan masukan sehingga sekolah penyelegaaran pendidikan inklusi ini betul berjalan sesuai yang diharapkan," kata Edi.

Sementara itu, Kabid PKPLK Disdik Riau Harisman melalui ketua pelaksana Fatimah mengatakan Worshop Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusif berjumlah 80 peserta terdiri dari Kacabdis Wilayah 1.2,3 dan 4, Disdik Riau, Ketua MKPS Ketua MKKS, kepala sekolah dan guru.

Kegiatan worshop berlangsung hingga 7 Juni. Tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan sikap dan ketamapilan bagi pengawas kepala sekolah dan unsur dinas pendidikan. Sehingga dengan kegiatan ini nantinya agar ada rumusan dari program kerja dan prosedur operasional standar ULD.

Selain itu, kegiatan ini untuk menyiapkan model contoh alat dan pembelajaran individual SPPI bagi peserta didik sesuai kondisi hambatan dan kebutuhan PDBK.

Narasumber berasal dari Lintang Samudra Edukasi Bandung dan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat.(zal)
 





Berita Terkait

Tulis Komentar