Ayu Senang Bertatap Muka Langsung dengan Guru dan Teman, Kepsek:  Hari Pertama TMT di SMPN 5 Pekanbaru Terapkan Prokes Ketat

  • Senin, 08 Februari 2021 - 19:57:01 WIB | Di Baca : 1540 Kali

 

Seriau,- Pemerintah Kota Pekanbaru mulai menerapkan pembelajaran Tatap Muka Terbatas (TMT) bagi siswa SD dan SMP, Senin (8/2). Pembelajaran tatap muka terbatas hari pertama di SMPN 5 Pekanbaru berjalan aman dan lancar dengan protokol kesehatan yang ketat. Seluruh siswa dan guru harus melalui simulasi pembelajaran tatap muka terbatas yang dibuat oleh sekolah.

" Simulasi pembelajaran TMT sudah kita jalankan mulai dari menerapkan protokol kesehatan 4 M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan)," kata Kepala SMPN 5 Pekanbaru, Corinorita, disela pelaksanaan TMT, Senin (8/2) 

Loading...

Pembelajaran tatap muka terbatas, kata Cori, diikuti khusus kelas IX berjumlah 8 rombel. Jumlah kelas yang digunakan sebanyak 16 ruangan. Masing masing ruangan hanya diisi maksimal 20 orang dengan jarak tempat duduk 1.5 meter.
Lama jam pelajaran mulai dari jam 8 hingga jam 10. Namun, sebelum jam 7.30 siswa harus datang agar tidak antri dalam menerapkan protokol kesehatan. Mata pelajaran yang diberikan hari pertama yakni Ipa, Matematika, Agama dan Bahasa Indonesia. Selama pembelajaran, tidak ada jam istirahat dan siswa langsung pulang usai pembelajaran, tidak boleh berkerumunan." Oleh sebab itu, saya menghimbau kepada orangtua agar bekerja sama dan komitmen menerapkan protokol kesehatan. Jika menjemput anak agar datang tepat waktu sehingga pembelajaran selesai, anak langsung bisa pulang," kata Cori

Tidak hanya persiapan protokol kesehatan, kata Cori, sekolah juga menyiapkan tim gugus covid terdiri dari pihak sekolah, puskesmas, kepolisian dan pihak kecamatan. Tim covid disekolah menjalankan fungsinya sesuai dengan tugasnya masing masing. Jumlah siswa yang telah mendapat persetujuan belajar tatap muka terbatas dari orangtua sekitar 80 persen dari jumlah keseluruhan siswa. Selebihnya belajar daring dari rumah. Ketidakikutsertaan siswa belajar tatap muka terbatas dimasa pendemi covid ini, sekolah tidak memaksa. Sekolah memberikan kebebasan kepada orangtua untuk mengizinkan anaknya belajar tatap muka atau tidak." Kita tetap berikan belajar daring dari rumah dan tatap muka di sekolah," katanya.

Sementara salah seorang siswa SMPN 5 Pekanbaru Ayu sangat senang bisa kembali kesekolah setelah hampir 1 tahun tidak belajar tatap muka. Selama ini, pembelajaran yang diberikan guru secara online." Sangat senang bisa sekolah lagi. Bisa jumpa dengan guru dan teman teman secara langsung. Namun, Ayu tetap menjalankan protokol kesehatan yang diterapkan sekolah," kata Ayu ketika dijumpai usai pembelajaran tatap muka.

Ketika ditanya, mana yang lebih enak belajar daring atau tatap muka, Ayu dengan gampang menjawab lebih enak belajar tatap muka karena lebih memahami." Kalau bisa memilih  enak belajar tatap muka, Kalau kurang paham bisa nanya langsung ke guru. Kalau daring waktunya terbatas," kata Ayu. (zal)




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar