Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud Akan Hadiri Rakor Vokasi dengan DUDI

  • Jumat, 20 November 2020 - 23:26:23 WIB | Di Baca : 637 Kali

 

Seriau,- Dinas Pendidikan Provinsi Riau akan mengelar Rapat Koordinasi (Rakor) Vokasi dengan DUDI (Dunia Usaha dan Industri )

Rakor akan berlangsung tanggal 23 dan 24 November di Hotel Premier Pekanbaru akan dibuka oleh Gubernur Riau H. Syamsuar dan akan dihadiri langsung oleh Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud  Prof Wikan Sakarinto.

Loading...

" Kalau tidak ada kendala Rakor Vokasi dengan DUDI akan dihadiri oleh Pak Wikan selaku Dirjen Vokasi Kemendikbud," kata Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Riau Dr. Yusri Rasul. SPd.MT, Jumat (20/11) di Pekanbaru.

Dikatakan Yusri, peserta Rakor Vokasi dengan DUDI sebanyak 120 orang, 40 peserta dari dunia usaha dan industri. Peserta lainya dari asosiasi profesi, KADIN, PCR, Dinas Tenaga Kerja dan Pariwisata, pengawas sekolah, perwakilan MKKS SMK berdasarkan kelompok kejuruan keahlian dan lainnya. Tujuan Rakor Vokasi, kata Yusri, untuk merumuskan permasalahan dan tuntutan dunia usaha dan industri terhadap tamatan SMK. Seberapa banyak tamatan SMK diterima di dunia kerja. Bagaimana pun tamatan SMK disiapkan sebagai tenaga kerja terampil dan hanya sebagian kecil saja yang melanjutkan pendidikan tinggi. 

Selama ini, kepedulian DUDI dalam merekrut tamatan SMK belum signifikan dengan tamatan yang bekerja diperusahaan. Namun, tidak dipungkri, kompetensi yang dimiliki siswa SMK belum sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan DUDI." Makanya, dengan Rakor Vokasi ini kita ingin merumuskan langkah untuk merekrut tamatan SMK agar bisa bekerja di dunia usaha. Sekolah akan melakukan MoU dengan DUDI," kata Yusri.

Selain itu, kata Yusri, pihak DUDI agar lebih berperan lagi untuk membantu sarana prasarana sekolah melalui dana CSR sehingga apa yang telah dilakukan sekolah dan DUDI semakin banyak. Sekolah menghasilkan tamatan siap kerja, terampil. Sedangkan dunia usaha membutuhkan tenaga kerja di perusahaan." Ada umpan balik antara sekolah dengan dunia usaha dan industri," ujar Yusri. (zal)




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar