Gatot Nurmantyo Tak Hadir Terima Penghargaan Presiden, Ujang Komarudin: Bisa Jadi Ingin Meraih Simpati Publik

  • Rabu, 11 November 2020 - 18:10:30 WIB | Di Baca : 1209 Kali

SeRiau - Mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo dianggap ingin meraih simpati publik dengan tidak hadir ke Istana Negara untuk menerima penghargaan Bintang Mahaputera dari Presiden Joko Widodo.

Menurut pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, ada banyak kemungkinan yang jadi faktor ketidakhadiran Gatot pada hari ini di Istana Negara.

"Itu hak GN (Gatot Nurmantyo). Dan kita semua harus menghargai keputusan tersebut. Mungkin saja GN kecewa atas jalannya pemerintahan saat ini," ujar Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (11/11).

Loading...

Karena, kata Ujang, rakyat saat ini banyak yang kecewa terhadap pemerintahan Presiden Jokowi. Sehingga, Gatot dianggap memanfaatkan kondisi tersebut.

"Nah GN sedang menyamakan frekuensi dan chemistry dengan rakyat. Atau bisa juga GN sedang ingin meraih simpati publik. GN tahu rakyat banyak yang tak suka dengan kinerja pemerintah. Kalau menerima pemberian dari pemerintah akan dianggap bermain mata dengan pemerintah," beber Ujang.

Namun demikian, sambung Ujang, ketidakhadiran Gatot ke Istana Negara untuk menerima penghargaan dari presiden, menunjukkan bahwa Gatot tetap berada di barisan oposisi.

"Tapi apapun alasan GN seperti yang ada dalam suratnya itu. Itu akan menjadi simbol bahwa GN tetap akan ada di barisan oposisi bersama rakyat. Itu pilihan politik," pungkasnya. (**H)


Sumber: rmol.id




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar