Ekspor Produk Halal RI Hanya 3,8 Persen, Kalah dari Brasil

  • Rabu, 28 Oktober 2020 - 18:44:00 WIB | Di Baca : 1282 Kali

SeRiau - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyoroti rendahnya ekspor produk halal RI yang hanya 3,8 persen dari total pasar halal dunia. Indonesia, katanya, jauh ketinggalan dari Brasil sebagai eksportir produk halal, padahal bukan negara Muslim.

Dia menyebut Brasil pada 2019 lalu mampu mengekspor produk senilai US$5,5 miliar yang terdiri dari makanan dan minum halal, serta daging sapi dan unggas.

"Kita harus bisa memanfaatkan pasar halal dengan meningkatkan ekspor yang saat ini hanya berkisar sekitar 3,8 persen dari total pasar halal dunia," katanya dalam video conference dalam webinar Jakarta Post bertajuk Sharia Finance Gaining Momentum in Indonesia's Economic Recovery, Rabu (28/10).

Loading...

Lebih lanjut, ia menyebutkan Indonesia belum mampu memanfaatkan pasar Muslim global yang pada 2018 mencapai US$2,2 triliun dan diperkirakan terus berkembang mencapai US$3,3 triliun pada 2024 mendatang.

Indonesia sebagai negara Muslim terbesar dunia, katanya melansir data Boston Consulting Group, memiliki sekitar 64,5 juta atau 27,5 persen dari total 233 juta Muslim Indonesia. Sementara, potensi pasar Muslim global mencapai 1,8 miliar orang atau 24,1 persen dari total penduduk dunia.

"Dengan semua argumen itu, saya melihat ekonomi syariah memiliki potensi dalam berperan besar dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Saya melihatnya sebagai arus baru ekonomi Indonesia," ujarnya.

Karena itu lah, ia menyebut pemerintah berambisi tak hanya menyediakan pasar ekonomi syariah untuk masyarakat RI, namun juga dunia.

Sejalan dengan itu, salah satu langkah yang diambil pemerintah lewat Kementerian Perindustrian adalah membangun dua kawasan industri halal dalam negeri yaitu Modern Halal Valley di Cikande, Banten dan Safe n Lock Halal Industrial Park di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

"Selain itu kita juga harus mampu mengisi produk halal lain di fashion seperti hijab dan pakaian Muslim yang digemari," ujarnya. (**H)


Sumber: CNN Indonesia




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar