PSBB Mikro Masih di Pekanbaru Masih Dibahas Gugus Tugas Kota dan Provinsi

  • Kamis, 03 September 2020 - 19:34:25 WIB | Di Baca : 1327 Kali

SeRiau - Pemerintah Kota Pekanbaru masih mempersiapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mikro. Pasalnya, penerapan PSBB mikro tersebut masih dibahas oleh tim gugus tugas Kota Pekanbaru dan Provinsi Riau.

Hal itu dikatakan oleh Wali Kota Pekanbaru Firdaus bahwa saat ini PSBB mikro sedang dipersiapkan. Karena PSBB mikro tersebut bekerja sama dengan tim gugus tugas provinsi terutama untuk menentukan peta zona wilayah.

Dikatakannya, PSBB mikro ini diberlakukan terhadap zona yang beresiko tinggi yaitu zona merah dan oranye. Sehingga harus isolasi dalam.

Loading...

"Sampai hari ini kita masih dalam proses dua tim gugus tugas provinsi dan kota yang masih bicara soal itu," ujar Firdaus, Kamis (3/9/2020).

Firdaus mengatakan, yang menentukan peta atau wilayah mana yang tingkat risikonya tinggi adalah tim epidemiologi dari dua gugus tugas. Intinya kata Firdaus, pembatasan ini bisa berskala kelurahan bisa berskala kecamatan.

"Intinya dari pembatasan yang direncanakan ini bisa berskala kelurahan, bisa berskala kecamatan. Daerah yang tingkat risikonya tinggi, maka kita batasi ruang geraknya sebagaimana prinsipnya PSBB di dalam wilayah itu," terangnya.

Sementara untuk waktu penerapannya masih dalam tahap evaluasi. "Kita masih evaluasi apakah diterapkan malam atau lebih. Mungkin bisa siang dan malam," imbuhnya.

Ia menegaskan, dalam PSBB mikro itu nanti juga ada penjagaan. Namun, saat ini pihaknya masih dalam tahap persiapan untuk itu.

Ia menargetkan, rencana PSBB mikro ini diterapkan dalam waktu dekat ini. "Rencananya secepatnya, target kita paling tidak pertengahan bulan ini. Kita harapkan dua tim kota dan provinsi ini betul-betul memberikan arahan, wilayah mana, kecamatan mana," katanya.

Ia kembali menegaskan, bahwa penetapan wilayah untuk diberlakukan PSBB mikro ini berdasarkan fakta dan data. "Dan itu dikaji oleh tim epidemiologi gugus tugas," pungkasnya. (**H)




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar