KPK Curiga Ada Kongkalikong Antara Setnov dan Idrus Marham di Kasus PLTU Riau-1

  • Senin, 27 Agustus 2018 - 14:30:52 WIB | Di Baca : 612 Kali

 

SeRiau ‎- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencurigai adanya kongkalikong antara Setya Novanto (Setnov) dan Idrus Marham di kasus dugaan suap kesepakatan kontrak kerjasama proyek pembangunan PLTU Riau-1. Oleh karenanya, tim penyidik KPK memeriksa Setnov sebagai saksi pada hari ini.

Wakil Ketua KPK, Laode M Syarief mengakui, pemeriksaan terhadap Setnov untuk menggali hubungannya dengan Idrus Marham dalam kasus ini. Namun, Syarief mengaku lupa dalam jabatan apa kedua kader Golkar itu saat bersekongkol.

Loading...

"Waktu itu tentunya karena dicurigai ada beberapa hal yang berhubungan dengan Pak SN (Setya Novanto-red). Dalam kapasitas apa saya belum tau detailnya," kata Syarief di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (27/8/2018).

Syarief memastikan, Setya Novanto mengetahui adanya proyek mulut tambang 2 x 300 Mega Watt tersebut. Hal itu diketahui Syarief setelah adanya gelar perkara penyidikan tersangka Idrus Marham.

"Ya intinya seperti ini, bahwa berdasarkan keterangan awal yang didapatkan penyidik, Pak SN dianggap mengetahui," ungkapnya.

Sayangnya, Syarief tidak menjelaskan secara utuh keterkaitan Setnov dalam perkara ini. Dia hanya menegaskan Setnov mengetahui adanya proyek ini. Oleh karena itu, KPK memeriksa Setnov sebagai saksi pada hari ini.

‎"SN mengetahui tentang proyek ini. Cerita secara umumnya begitu. Oleh karena itu penyidik berkepentingan untuk meminta keterangan dari yang bersangkutan agar lebih menjadi jelas," terangnya.

Setnov sendiri pernah menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar sebelum pada akhirnya digantikan oleh Airlangga Hartarto. Saat Setnov menjabat Ketum Golkar, Idrus merupakan Sekretaris Jenderalnya.

Sejauh ini, KPK baru menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap proyek pembangunan PLTU Riau-1 . Ketiganya adalah mantan Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham, Wakil Ketua Komisi VII DPR, Eni Maulani Saragih dan bos Blackgold Natural Resources Limited Johanes Budisutrisno Kotjo.

 

 

 

 

Sumber Okezone




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar