MENU TUTUP

PBB: 15 Orang Ditemukan Tewas Akibat Kapal Migran Karam di Libya

Kamis, 22 Oktober 2020 | 05:05:01 WIB | Di Baca : 1886 Kali
PBB: 15 Orang Ditemukan Tewas Akibat Kapal Migran Karam di Libya

SeRiau - Sebuah kapal karam di Libya telah menyebabkan sedikitnya 15 migran tewas, kata badan migrasi PBB Rabu. Tragedi ini membuat orang-orang atau pekerja migran putus asa untuk mencapai Eropa.

"Setidaknya 15 migran diperkirakan tewas setelah perahu mereka terbalik di lepas pantai Sabratha, #Libya kemarin, menurut lima orang yang selamat dibawa ke pantai oleh nelayan," kata kepala Organisasi Internasional untuk Migrasi Libya dalam sebuah tweet, seperti dilansir AFP, Kamis (22/10/2020).

"Lebih dari 70 orang lainnya dicegat dan dikembalikan ke Libya oleh penjaga pantai tadi malam," tambah Federico Soda.

Libya telah dilanda kekerasan sejak pemberontakan yang didukung NATO untuk menggulingkan dan membunuh diktator lama Moamer Kadhafi pada 2011.

Negara Afrika Utara telah menjadi titik embarkasi utama bagi para migran yang mencoba pelayaran menantang maut ke Eropa melintasi Mediterania.

Sejauh tahun ini, sekitar 10.000 orang telah dicegat di laut dan dikembalikan ke Libya oleh penjaga pantainya, menurut IOM.

Ini memunculkan anggapan Libya tidak aman bagi para migran, yang dalam banyak kasus telah disiksa atau dijual sebagai budak.

Amnesty International bulan lalu mendesak Uni Eropa untuk mempertimbangkan kembali kerja sama dengan Libya atas "pelanggaran mengerikan" terhadap pengungsi dan migran. (**H)


Sumber: detikNews


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

TNI–Polri di Kandis Perkuat Sinergitas, Komitmen Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

2

Ratusan Murid Baru SMAN 8 Pekanbaru Diserahkan ke Sekolah, Kepsek: Patuhi dan Taati Aturan Sekolah

3

Ratusan Murid Baru MAN 2 Pekanbaru Ikuti MATAMUDA, Syahrul: Bangga dan Bersyukurlah Tuntut Ilmu di MAN 2 Pekanbaru

4

Idris Laena: Sekolah Bukan Sekadar Tempat Belajar, Tapi Ruang Membangun Peradaban

5

Ambil Warkah di LAMR Rohil, Eko Wahyudi Pasang Niat Untuk Bangun Bagan Jawa