MENU TUTUP

PBB Kecam Pemutusan Internet oleh Militer Myanmar

Selasa, 16 Februari 2021 | 05:56:20 WIB | Di Baca : 18185 Kali
PBB Kecam Pemutusan Internet oleh Militer Myanmar

SeRiau - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengecam tindakan penguasa militer Myanmar karena memutus sambungan internet. Pemutusan internet merupakan respons militer terhadap demonstrasi anti kudeta militer di negara tersebut.

Dilansir dari AFP, Selasa (16/2/2021), utusan PBB untuk Myanmar, Christine Schraner Burgener berbicara dengan wakil komandan tentara Myanmar, Soe Win. Dalam pertemuan itu, Burgener langsung mengecam tindakan militer Myanmar memutus sambungan internet.

"Pemutusan jaringan merusak prinsip-prinsip inti demokrasi," kata wakil juru bicara PBB Farhan Haq.

"(Pemutusan internet) merugikan sektor-sektor utama, termasuk perbankan, dan meningkatkan ketegangan domestik. Dan, jadi, kami telah membuat keprihatinan kami tentang hal ini dengan sangat jelas," kata Haq.

Seperti diketahui, Aksi pihak militer menahan tokoh politik Aung San Suu Kyi, berujung pada aksi demonstrasi masyarakat. Mereka meminta Suu Kyi dibebaskan.

Seperti diberitakan The Guardian, Senin (15/2/2021) pemadaman internet terbaru adalah ketika pihak militer memperpanjang penahanan Suu Kyi selama 2 hari.

Internet dimatikan selama 8 jam, meskipun itu tidak menghentikan rakyat untuk berunjuk rasa. Unjuk rasa di Kota Dawei memanfaatkan Facebook live untuk menyiarkan aksinya. (**H)


Sumber: detikNews


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Lomba FCC Tingkat Nasional di Solo, Teknik Sipil UIR Raih Juara 2 Nasional

2

Mata Adalah Pelopor Syahwat

3

Wakil Ketua DPRD Rohil Basiran Nur Effendi Gelar Reses Serap Aspirasi Masyarakat

4

Yuk “Serbu Ketupat” di AHASS untuk Perawatan Motor Sebelum Lebaran

5

Bupati Rohil Apresiasi Dinas Lingkungan Hidup Karena Raih Penghargaan Adipura