MENU TUTUP

Kembali Terjadi, Pria Kulit Hitam Ditembak Polisi AS hingga Tewas

Rabu, 02 September 2020 | 05:28:01 WIB | Di Baca : 2452 Kali
Kembali Terjadi, Pria Kulit Hitam Ditembak Polisi AS hingga Tewas

SeRiau - Penembakan terhadap pria kulit hitam kembali terjadi di Amerika Serikat. Kali ini, seorang pengendara sepeda bernama Dijon Kizzee (29) ditembak di punggungnya oleh dua deputi sheriff Kepolisian Los Angeles County.

Insiden penembakan ini terjadi pada Senin (1/9) sore waktu AS di kawasan Los Angeles Selatan. Saat itu, dua deputi ini mencoba menghentikan Kizzee yang dinilai melanggar aturan bersepeda.

"Kizzee meninggalkan sepedanya dan berlari ke satu blok dengan deputi mengejarnya," ucap juru bicara Departemen Sheriff Los Angeles, Brandon Dean, dikutip Reuters, Rabu (2/9). 

Saat kedua deputi berusaha mendekati Kizzee, pria itu kemudian memukul wajah salah satu deputi, serta menjatuhkan setumpuk pakaian yang dibawanya. Polisi kemudian melihat ada pistol semi-otomatis di dalam tumpukan pakaian yang jatuh.

"Kedua deputi menemukan pistol semi-otomatis ada di tumpukan (pakaian) yang dijatuhkan. Keduanya pun mulai menembak Kizzee," katanya.

Dean mengaku tak tahu aturan bersepeda mana yang diduga dilanggar oleh Kazzee. Termasuk berapa kali polisi menembaknya. Namun, menurut keterangan dari petugas medis, Kazzee ditembak kurang dari 20 kali.  

Selain itu, Dean enggan membicarakan status kedua deputi sheriff itu. Sementara mayat Kazzee sedang dilakukan autopsi hari ini.

Insiden penembakan ini terjadi di tengah gelombang protes kematian dua pria kulit hitam, George Floyd dan Jacob Blake, oleh polisi AS. (**H)


Sumber: kumparanNEWS


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

TNI–Polri di Kandis Perkuat Sinergitas, Komitmen Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

2

Ratusan Murid Baru SMAN 8 Pekanbaru Diserahkan ke Sekolah, Kepsek: Patuhi dan Taati Aturan Sekolah

3

Ratusan Murid Baru MAN 2 Pekanbaru Ikuti MATAMUDA, Syahrul: Bangga dan Bersyukurlah Tuntut Ilmu di MAN 2 Pekanbaru

4

Idris Laena: Sekolah Bukan Sekadar Tempat Belajar, Tapi Ruang Membangun Peradaban

5

Ambil Warkah di LAMR Rohil, Eko Wahyudi Pasang Niat Untuk Bangun Bagan Jawa