MENU TUTUP

Korut Ledakkan Kedutaan De Facto Korea

Selasa, 16 Juni 2020 | 18:40:58 WIB | Di Baca : 2159 Kali
Korut Ledakkan Kedutaan De Facto Korea

SeRiau - Perseteruan dua Korea semakin memanas. Teranyar, Korea Utara meledakkan kantor penghubung intra-Korea yang berada di negaranya.

Penghancuran dilakukan setelah adik Pemimpin Korut Kim Jong-un, Kim Yo-jong, akhir pekan lalu mengancam bakal meledakkan kantor penghubung tersebut.

Kim Yo-jong mengatakan, kantor penghubung Korea Utara-Selatan sama sekali tak berguna. Sehingga kantor itu pantas dihancurkan.

Rekaman mengenai penghancuran kantor penghubung dirilis oleh Istana Kepresiden Korsel, Gedung Biru. Mereka memperlihatkan ledakan terjadi di beberapa gedung di wilayah perbatasan Kaesong. 

Tindakan Korut mendapat reaksi keras dari Korsel. Negeri Gingseng memastikan, mereka tak akan tinggal diam jika Korut semakin berulah. 

"Kami akan bereaksi keras bila Pyongyang terus mengambil tindakan untuk memperburuk situasi," ucap keterangan Dewan Keamanan Nasional, seperti dikutip dari AFP. 

"Semua tanggungjawab sepenuhnya jatuh ke tangan Korut," sambung mereka. 

Kantor penghubung dua Korea dibuka di Kaesong pada September 2018. Pembukaan kantor dilakukan beberapa hari sebelum kunjungan Presiden Korsel Moon Jae-in ke Pyongyang. 

Reuters menulis Kantor Penghubung bagi Korsel dan Korut berfungsi sebagai Kedutaan de facto di masing-masing negara. Sejatinya, Korsel-Korut masih dalam kondisi perang sehingga mereka tidak memiliki hubungan bilateral secara resmi. 

Sebanyak 20 pejabat dari masing-masing negara ditempatkan di kantor penghubung tersebut. 

Kantor ini sudah berhenti beroperasi sejak Januari 2020 karena pandemi virus corona. 

Sementara itu, beberapa pekan belakangan hubungan Korsel-Korut kembali memanas, akibat ulah pembelot Korut yang berada di Korsel. Mereka mengirimkan selebaran berisi kritikan terhadap Kim Jong-un, makanan, dan uang ke warga Korut. 

Ulah pembelot di Korsel membuat rezim Kim Jong-un marah besar. Korut mengancam akan mengirimkan tentara ke perbatasan bila kelompok pembelot masih berulah. (**H)


Sumber: kumparan.com


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

TNI–Polri di Kandis Perkuat Sinergitas, Komitmen Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

2

Ratusan Murid Baru SMAN 8 Pekanbaru Diserahkan ke Sekolah, Kepsek: Patuhi dan Taati Aturan Sekolah

3

Ratusan Murid Baru MAN 2 Pekanbaru Ikuti MATAMUDA, Syahrul: Bangga dan Bersyukurlah Tuntut Ilmu di MAN 2 Pekanbaru

4

Idris Laena: Sekolah Bukan Sekadar Tempat Belajar, Tapi Ruang Membangun Peradaban

5

Ambil Warkah di LAMR Rohil, Eko Wahyudi Pasang Niat Untuk Bangun Bagan Jawa