MENU TUTUP

KBRI Manila Tak Pulangkan WNI Sampai Lockdown Berakhir

Sabtu, 25 April 2020 | 21:01:13 WIB | Di Baca : 2375 Kali
KBRI Manila Tak Pulangkan WNI Sampai Lockdown Berakhir

SeRiau - KBRI Manila menyatakan tidak ada pemulangan (repatriasi) Warga Negara Indonesia (WNI) ke Tanah Air sampai masa lockdown (Enhance Community Quarantine/ECQ) berakhir pada 15 Mei 2020. Kebetulan, pemerintah Filipina baru memperpanjang masa lockdown dari semula berakhir pada 30 April 2020.

Keputusan ini diambil karena kebijakan lockdown terlanjur diperpanjang. Selain itu, WNI yang positif terjangkit virus corona, tengah dalam masa karantina, hingga dinyatakan sehat terus dipantau kondisinya di Filipina.

"Secara umum kondisi WNI di Filipina dalam keadaan aman dan sehat, sehingga KBRI Manila belum melihat urgensi repatriasi WNI ke Indonesia hingga berakhirnya ECQ pada 15 Mei 2020," ungkap KBRI Manila dalam keterangan resmi, Sabtu (25/4).

Secara rinci, WNI di Filipina tersebar di beberapa wilayah. Di kawasan Luzon, ada satu WNI yang positif corona. Saat ini, ia tengah menjalani karantina mandiri dan dalam keadaan baik.

"KBRI telah kirim bantuan kebutuhan pokok dan vitamin pada 13 April 2020," katanya.

Kemudian, 32 WNI merupakan jamaah tabligh (JT) yang tengah berada di markas internasional JT di Golden Mosque, Metro Manila. Mereka juga mendapat bantuan dan obat-obatan dari KBRI pada 3 April 2020.

"KBRI sedang membantu penyelesaian visa dan dasilitasi rebook tiket kepulangan untuk setelah 15 Mei 2020," terangnya.

Lalu, ada tujuh orang wisatawan yang tengah menunggu jadwal kembali dari maskapai. Selanjutnya, ada satu WNI di kawasan Visayas. Ia memutuskan untuk menunggu di Cebu hingga lockdown berakhir.

KBRI memberi bantuan melalui Sekolah Pilot Marinduque pada 20 April 2020. KBRI juga memberi bantuan ke 65 WNI yang bekerja di Provinsi Batangas dan memfasilitasi tuntutan gaji mereka dari perusahaan serta proses pemulangan usai lockdown.

Terakhir, ada lima WNI di kawasan Mindanao. Mereka merupakan JT dan tengah diupayakan bisa pulang ke Indonesia melalui KJRI Davao.

Saat ini setidaknya ada 7.294 kasus positif virus corona di Filipina. Dari jumlah tersebut, sebanyak 792 orang sembuh dan 494 meninggal dunia. (**H)


Sumber: CNN Indonesia


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

TNI–Polri di Kandis Perkuat Sinergitas, Komitmen Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

2

Ratusan Murid Baru SMAN 8 Pekanbaru Diserahkan ke Sekolah, Kepsek: Patuhi dan Taati Aturan Sekolah

3

Ratusan Murid Baru MAN 2 Pekanbaru Ikuti MATAMUDA, Syahrul: Bangga dan Bersyukurlah Tuntut Ilmu di MAN 2 Pekanbaru

4

Idris Laena: Sekolah Bukan Sekadar Tempat Belajar, Tapi Ruang Membangun Peradaban

5

Ambil Warkah di LAMR Rohil, Eko Wahyudi Pasang Niat Untuk Bangun Bagan Jawa