MENU TUTUP

​BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru Luncurkan Fitur Mobile Skrining

Rabu, 01 Februari 2017 | 11:20:35 WIB | Di Baca : 2307 Kali
​BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru Luncurkan Fitur Mobile Skrining
Pekanbaru.SeRiau Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Pekanbaru meluncurkan layanan mobile skrining. Tujuan dari layanan mobile skrining ini meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengelola resiko penyakit-penyakit kronis sejak dini. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru Eddy Martadinata kepada wartawan mengatakan, layanan skrining yang dapat dilakukan peserta BPJS Kesehatan dari layanan tersebut adalah seperti diabetes melitus, hipertensi, gagal kronik, dan jantung kroner, yang merupakan penyakit kronis tapi gejalanya sering diabaikan masyarakat Indonesia. Skrining riwayat kesehatan merupakan penambahan fitur aplikasi BPJS kesehatan mobile. Jika sebelumnya peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) hanya melakukan skrining riwayat kesehatan secara manual di kantor cabang BPJS Kesehatan atau fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan." Dengan mobile skrining maka sekarang mereka bisa melihat potensi resiko riwayat kesehatannya.  melalui aplikasi BPJS kesehatan Mobile yang bisa diakses di handphone," kata Eddy, Rabu (1/2) di Pekanbaru Eddy menjelaskan, untuk mendapatkan aplikasi tersebut peserta dapat mengundah aplikasi BPJS Kesehatan mobile di play store, kemudian melakukan registrasi dengan mengisi data diri yang dibutuhkan. Setelah terdaftar dan mengklik tombol log in, peserta dapat memilih menu skrining riwayat kesehatan. Kemudian, peserta akan diminta mengisi 47 pertanyaan yang terdiri atas kebiasaan dan aktivitas sehari-hari, penyakit yang pernah diidap, riwayat penyakit dalam keluarga peserta dan pola makan peserta. Apabila semua pertanyaan trsebut telah dijawab, maka peserta akan memperoleh hasil skrining riwayat kesehatannya. Ditambahkan, jika peserta memiliki resiko rendah, maka disarankan untuk menjaga pola hidup sehat dan melakukan latihan fisik minimal 30 menit setiap hari. Namun apabila hasil skrining terdeteksi memiliki potensi sedang atau tinggi diabetes melitus, maka mereka akan memperoleh nomor legalisasi atau nomor skrining sekunder dan akan diarahkan untuk mengunjungi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempatnya terdaftar untuk memperoleh tindak lanjut serta melakukan pengecekan gula darah puasa dan gula darah post prandial." Jika peserta terdeteksi memiliki potensi sedang atau tinggi ketiga penyakit yang lain (hipertensi, ginjal kronik, dan jantung koroner), maka peserta disarankan agar melakukan konsultasi ke FKTP tempatnya terdaftar untuk melakukan tindak lanjut atas hasil skrining riwayat kesehatannya," jelas Eddy. Dengan diluncurkannya fitur skrining riwayat kesehatan pada aplikasi BPJS Kesehatan ini, kami berharap peserta JKN-KIS dapat lebih awal untuk melakukan pemeriksaan ruwayat kesehatannya. Semakin dini peserta mengetahui resiko kesehatannya, semakin cepat upaya pengelolaan resiko itu dilakukan, sehingga jumlah penderita kronis dapat menurun," katanya (zal)


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Lulusan Institut MASTER, 80 Persen Sudah Bekerja dan Siap Jadi Agen Perubahan

2

Kirim 3 Cabang ke FLS2N Seleksi Tingkat Nasional, Ini Target Kepala SMAN 13 Pekanbaru

3

Sekdisdik Riau Puji Penampilan Juara 1 FLS2N SMA. Ini Nama Pemenang Lomba

4

Lunasi Utang Obligasi Dollar AS, PGN Tunjukan Pengelolaan Kinerja yang Sehat dan Berkelanjutan

5

DLH Rohil Laksanakan Kick Off dan Konsultasi Publik l KLHS RPJMD Tahun 2025-2029