MENU TUTUP

Vladmir Putin Ajukan Rencana Reformasi ke Parlemen Rusia

Selasa, 21 Januari 2020 | 05:38:24 WIB | Di Baca : 1301 Kali
Vladmir Putin Ajukan Rencana Reformasi ke Parlemen Rusia

SeRiau - Presiden Rusia Vladmir Putin mengajukan paket amandemen konstitusi ke Parlemen Rusia. Paket ini diajukan Putin seminggu setelah mengumumkan rencananya untuk mereformasi sistem politik.

DIlansir AFP, Selasa (21/1/2020). Rancangan Undang-undang (RUU) ini juga sudah bisa dilihat di situs the lower house State Duma. Isi RUU Ini adalah mengusulkan perubahan termasuk transfer kekuasaan dari kepresidenan.

Reformasi ini bertujuan untuk memperkuat parlemen agar bisa menunjuk Perdana Menteri (PM) dan juga membatasi periode Presiden Rusia nantinya.

Ada spekulasi bahwa reformasi ditujukan untuk memungkinkan Putin untuk tetap berkuasa ketika masa jabatan Kremlin keempatnya berakhir pada 2024. Sekelompok pakar dan tokoh populer telah dibentuk untuk mempelajari proposal RUU ini, sementara Putin berjanji untuk memberikan suara publik pada amandemen tersebut.

Untuk diketahui, Putin mengumumkan rencana reformasi sistem politik ini pada Rabu (15/1) lalu. Dalam pidatonya, dia mendorong pemerintah untuk segera mengundurkan diri.

Sebelumnya dilansir dari Deutsche Welle, Jumat (17/1/2020), Putin mengajukan nama calon penggantinya, Mikhail Mishustin. Hari Kamis (16/1), majelis rendah Rusia menetapkan dia sebagai Perdana Menteri baru. Di luar negeri, hampir tidak ada orang yang mengenal siapa Mishustin. Sedangkan Dmitry Medvedev diangkap sebagai Ketua Dewan Keamanan. (**H)


Sumber: detikNews


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

TNI–Polri di Kandis Perkuat Sinergitas, Komitmen Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

2

Ratusan Murid Baru SMAN 8 Pekanbaru Diserahkan ke Sekolah, Kepsek: Patuhi dan Taati Aturan Sekolah

3

Ratusan Murid Baru MAN 2 Pekanbaru Ikuti MATAMUDA, Syahrul: Bangga dan Bersyukurlah Tuntut Ilmu di MAN 2 Pekanbaru

4

Kapolsek Kandis Dampingi Tim SDM Polda Riau Tinjau Lahan Jagung Kelompok Tani Ayu Makmur

5

Idris Laena: Sekolah Bukan Sekadar Tempat Belajar, Tapi Ruang Membangun Peradaban