MENU TUTUP

Abu Sayyaf Diduga Kembali Cari Mangsa, Malaysia Waspada

Selasa, 03 September 2019 | 11:47:08 WIB | Di Baca : 1498 Kali
Abu Sayyaf Diduga Kembali Cari Mangsa, Malaysia Waspada

 

SeRiau - Komando Keamanan Sabah Timur Malaysia (ESSCom) memperketat pengamanan di bagian pantai timur Sabah, seiring dengan munculnya imbauan terkait kelompok milisi Abu Sayyaf yang dilaporkan kembali mencari mangsa. Indonesia yang lebih dulu memberitahu soal kemungkinan pergerakan kelompok bersenjata itu.

Sebagaimana dilansir dari Free Malaysia Today, Senin (2/9), pengamanan dilakukan setelah Konsul Jenderal Indonesia, Muhammad Muhsinin Dollsala, mengirim surat yang menyatakan ada tiga kelompok bersenjata dari selatan Filipina yang bergerak menuju perairan Malaysia.

Komandan ESSCom, Hazani Ghazali, menyatakan info tersebut kurang akurat. Namun, akan tetap menginstruksikan peningkatan pengamanan meski belum ada laporan pergerakan maupun ancaman.

"Kami akan selalu waspada dan siap terhadap ancaman kriminal apapun, terutama yang berkaitan dengan Abu Sayyaf di perairan negara. Tetapi hingga kini belum ada pergerakan," ujarnya ketika dihubungi.

Ghazali juga menambahkan bahwa pihaknya telah memastikan dengan otoritas Filipina terkait dengan aktivitas kelompok Abu Sayyaf.

"Kami telah menghubungi dan memastikan dengan pihak keamanan Filipina dan mereka belum mendapatkan laporan adanya penculikan dengan tujuan meminta uang tebusan," katanya seperti dikutip Malay Mail.

Surat yang beredar di berbagai grup media sosial tersebut diketahui berisi tentang perkiraan pergerakan Abu Sayyaf di berbagai perairan di berbagai kawasan Sandakan, Bakungan, Berhala, Tambisan, dan Taganak.

Info tersebut dipercaya sebagai imbauan kepada warga Indonesia yang bekerja sebagai nelayan dan pelaut di perairan Sabah.

Kelompok pemberontak Abu Sayyaf kerap mencari peluang untuk merompak atau menculik demi mendapatkan uang tebusan, untuk mendukung aktivitas teror mereka.

Awalnya mereka menargetkan para turis di pantai utara Sabah. Kini kelompok tersebut menargetkan kapal penangkap ikan, tongkang, dan tanker akibat ketatnya pengamanan.

 

 

 

 

Sumber CNN Indonesia


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

TNI–Polri di Kandis Perkuat Sinergitas, Komitmen Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

2

Ratusan Murid Baru SMAN 8 Pekanbaru Diserahkan ke Sekolah, Kepsek: Patuhi dan Taati Aturan Sekolah

3

Ratusan Murid Baru MAN 2 Pekanbaru Ikuti MATAMUDA, Syahrul: Bangga dan Bersyukurlah Tuntut Ilmu di MAN 2 Pekanbaru

4

Kapolsek Kandis Dampingi Tim SDM Polda Riau Tinjau Lahan Jagung Kelompok Tani Ayu Makmur

5

Idris Laena: Sekolah Bukan Sekadar Tempat Belajar, Tapi Ruang Membangun Peradaban