MENU TUTUP

Bos PSG Terjerat Kasus Korupsi

Kamis, 23 Mei 2019 | 21:54:33 WIB | Di Baca : 1491 Kali
Bos PSG Terjerat Kasus Korupsi


SeRiau – Presiden Paris Saint-Germain, Nasser Al-Khelaifi, didakwa melakukan korupsi dalam proses pencalonan tuan rumah Kejuaraan Dunia Atletik 2017 Kini, Al-Khelaifi sedang berada dalam penahanan Kepolisian Prancis.

Pria berusia 45 tahun yang juga pemilik stasiun televisi olahraga, Bein Sports, dituduh menyuap mantan Presiden IAAF (Federasi Atletik Internasional), Lamine Diack dengan bayaran 3,5 juta dolar atau sekitar Rp51 miliar untuk memuluskan Doha, Qatar menjadi tuan rumah.

Melansir Euronews, pada pemungutan suara, Doha kalah dari suara dari London, Inggris dalam pemilihan tuan rumah Kejuaraan Dunia Atletik 2017. Namun, Doha berhasil memenangkan hak tuan rumah untuk menyelenggarakan Kejuaraan Dunia Atletik 2019, yang akan berlangsung pada 26 September hingga 6 Oktober mendatang.

Selain Al-Khelaifi, petinggi Bein Sports lainnya, Yousef Al-Obaidly, juga sedang diselidiki oleh pengadilan atas pemberian hak tuan rumah Kejuaraan Dunia Atletik untuk tahun 2019.

Akan tetapi, Pengacara Al-Khelaifi, Francis Szpiner, menolak tuduhan yang ditujukan kepada kliennya. "Tuduhan tersebut tidak benar dan tidak berdasar," kata Szpiner seperti dikutip Goal, Kamis 23 Mei 2019.

Al-Khelaifi memang lebih dikenal publik setelah mengambil alih kepemilikan raksasa Ligue 1, PSG sejak Oktober 2011 lalu. Al-Khelaifi berhasil mengubah PSG sebagai salah satu klub dunia lewat kekuatan finansialnya dengan mendatangkan pemain bintang dunia seperti Neymar, Kylian Mbappe, Zlatan Ibrahimovic, hingga David Beckham.

 

 

 

Sumber VIVA.CO.ID


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

TNI–Polri di Kandis Perkuat Sinergitas, Komitmen Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

2

Ratusan Murid Baru SMAN 8 Pekanbaru Diserahkan ke Sekolah, Kepsek: Patuhi dan Taati Aturan Sekolah

3

Ratusan Murid Baru MAN 2 Pekanbaru Ikuti MATAMUDA, Syahrul: Bangga dan Bersyukurlah Tuntut Ilmu di MAN 2 Pekanbaru

4

Kapolsek Kandis Dampingi Tim SDM Polda Riau Tinjau Lahan Jagung Kelompok Tani Ayu Makmur

5

Idris Laena: Sekolah Bukan Sekadar Tempat Belajar, Tapi Ruang Membangun Peradaban