MENU TUTUP

Mahathir Tegaskan Tak Ada yang Berhak Akui Yerusalem Ibu Kota Israel

Senin, 17 Desember 2018 | 12:29:36 WIB | Di Baca : 1501 Kali
Mahathir Tegaskan Tak Ada yang Berhak Akui Yerusalem Ibu Kota Israel

 

SeRiau – Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad mengkritik langkah Australia, yang mengakui Yerusalem Barat sebagai Ibu Kota Israel. Mahathir mengatakan, negara-negara tidak memiliki hak untuk melakukannya.

"Yerusalem, harus tetap seperti sekarang dan bukan Ibu Kota Israel. Yerusalem selalu berada di bawah Palestina. Jadi, mengapa mereka mengambil inisiatif untuk membagi Yerusalem. Mereka tidak memiliki hak," kata Mahathir, seperti dilansir South China Morning Post, Senin 17 Desember 2018. 

Sebagai salah satu negara dengan mayoritas penduduk Muslim, Malaysia memiliki sikap yang sama dengan Indonesia, yaitu mendukung solusi dua negara dalam konflik Palestina-Israel.

Status Yerusalem, yang merupakan rumah bagi situs-situs suci bagi agama Muslim, Kristen, dan Yahudi, merupakan salah satu hambatan terbesar bagi perjanjian damai antara Israel dan Palestina. Sebab, Palestina menginginkan Yerusalem Timur untuk diakui sebagai ibu kota negaranya.

Perdana Menteri Australia, Scott Morrision pada akhir pekan lalu, mengumumkan secara resmi pengakuannya terhadap Yerusalem Barat. Meski demikian, dia mengatakan, belum ada rencana segera untuk memindahkan kedutaan Australia dari Tel Aviv. 

 

 


Sumber VIVA.CO


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

TNI–Polri di Kandis Perkuat Sinergitas, Komitmen Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

2

Ratusan Murid Baru SMAN 8 Pekanbaru Diserahkan ke Sekolah, Kepsek: Patuhi dan Taati Aturan Sekolah

3

Ratusan Murid Baru MAN 2 Pekanbaru Ikuti MATAMUDA, Syahrul: Bangga dan Bersyukurlah Tuntut Ilmu di MAN 2 Pekanbaru

4

Kapolsek Kandis Dampingi Tim SDM Polda Riau Tinjau Lahan Jagung Kelompok Tani Ayu Makmur

5

Idris Laena: Sekolah Bukan Sekadar Tempat Belajar, Tapi Ruang Membangun Peradaban