MENU TUTUP

Benda Misterius Meledak di NTT, Istanto Alami Luka Parah

Ahad, 28 Oktober 2018 | 22:38:18 WIB | Di Baca : 1965 Kali
Benda Misterius Meledak di NTT, Istanto Alami Luka Parah

SeRiau - Warga Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, petang tadi dihebohkan dengan meledaknya sebuah benda menyerupai bom. Benda tersebut meledak di rumah Istanto Djaha, warga RT/RW 02/06, Kelurahan Kota Soe.

Akibatnya kedua tangan Istanto putus, dan sebagian tubuhnya mengalami luka serius. Informasi yang dihimpun, Minggu (28/10) kejadian berawal pada pukul 17.30 Wita ketika Farel Djaha anak dari korban bersama temannya Omry Naitboho menemukan sebuah benda berbentuk kotak segi lima dan berwarna merah.

Sebelum kedua bocah itu membawa benda tersebut ke rumah, Omry Naitboho sempat menegur Farel Djaha untuk tidak mengambil karena seperti sebuah bom. Namun Farel Djaha tetap mengambil dan membawa ke rumah, lalu menunjukkan kepada ayahnya, Istanto.

Setelah melihat benda tersebut, korban kemudian mengambil sebuah hamar dan langsung memukul untuk mengetahui isi dalam benda itu. Tak berselang lama dipukul, benda tersebut langsung meledak dan melukai sekujur tubuh korban.

Nino Naitboho, tetangga korban yang mendengar suara ledakan tersebut langsung berlari ke rumah korban. Sesampainya di tempat kejadian, korban sudah tergeletak tak berdaya di tanah dengan kondisi kedua tangannya sudah hancur. Sehingga Nino Naitboho langsung melaporkan kejadian ini ke Polres TTS. Sementara korban langsung dilarikan ke RSUD Soe. (**H)


Sumber: Merdeka.com


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Lewat Riau Bhayangkara Run, BRK Syariah Kampanyekan Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Syariah

2

RBR 2026 Meriah, Kapolda Riau Gaungkan Gerakan Lawan Karhutla

3

Update Swasembada Pangan Wilayah Polsek Kandis, Pembersihan Gulma, Penyemprotan dan Pemupukan

4

Anak Gajah Nona Seroja Tebar 15 Ribu Bibit Pohon dalam Event Riau Bhayangkara Run

5

Kapolsek dan Wakapolsek Kandis Gotong Royong Bersihkan Gulma Tanaman Jagung untuk Ketahanan Pangan