MENU TUTUP

Gempa 7,0 Magnitudo, Tenda Pengungsi di Lombok Utara Ambruk

Ahad, 19 Agustus 2018 | 22:59:07 WIB | Di Baca : 937 Kali
Gempa 7,0 Magnitudo, Tenda Pengungsi di Lombok Utara Ambruk

SeRiau - Gempa 7,0 magnitudo yang kembali melanda Lombok, Nusa Tenggara Barat membuat mayoritas tenda pengungsi di Lombok Utara hancur. Menurut pengakuan warga, Rodi Medana, saat gempa terjadi warga yang berada di tenda pengungsian langsung panik.

"Kami panik, jadi keluar dari tenda pengungsian semua. Lalu tempat pengungsian itu runtuh, ambruk. Karena mayoritas tenda dibuat dari bambu," ujar Rodi ketika dihubungi kumparan, Minggu (19/8). 

Rodi mengatakan hampir seluruh bangunan di Lombok Utara sudah rata dengan tanah akibat gempa yang terjadi pada 5 Agustus lalu. Kini, hampir seluruh tempat pengungsian juga rata dengan tanah, 

Menurut dia, warga masih dalam kondisi panik karena tidak tahu harus berlindung di mana. Hal ini ditambah dengan listrik yang mati total.

"Jadi situasi gelap, hanya pakai senter di handphone saja," kata Rodi.

Selain itu, Rodi menjelaskan gempa didahului dengan matinya listrik di seluruh desa. Setelah mati lampu, barulah gempa terjadi.

"Jadi tadi awalnya, tiba-tiba mati listrik semua. Selang beberapa menit, langsung terjadi gempa," kata dia. 

Rodi mengatakan hingga saat ini masih terjadi beberapa gempa susulan. "Masih terasa ini," tutup dia. 

Gempa cukup kuat kembali melanda Lombok, Minggu (19/8) pukul 21.56 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengatakan bahwa gempa yang mengguncang NTB tersebut berkekuatan 7,0 magnitudo. (**H)


Sumber: kumparanNEWS


Loading...
Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pesantren Terpadu YLPI Riau Dibangun di Lahan 7 Hektar di Pasir Putih

2

Penuhi Syarat, Haris Kampay Daftar Calon Ketua POBSI Riau

3

BC Dumai Dan BNK Gagalkan Penyelundupan 500 Gram Sabu Di Kapal Penumpang Fery Batam Jet Tanpa Pemilik.

4

Komisi II RDP Dengan Disperindag Bahas Soal Kenaikan Harga Sembako

5

Buka Bazar UMKM, Pj Wako Sebut Pelaku UMKM Perlu Pembinaan Agar Produknya "Menasional"