MENU TUTUP

Irak Klaim Bunuh Wakil Menteri Perang ISIS dalam Serangan Udara

Sabtu, 23 Juni 2018 | 23:13:25 WIB | Di Baca : 1296 Kali
Irak Klaim Bunuh Wakil Menteri Perang ISIS dalam Serangan Udara

SeRiau - Militer Irak mengklaim berhasil menewaskan sejumlah anggota kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) melalui serangan udara di wilayah Suriah.

AFP memberitakan Sabtu (23/6/2018), militer menyatakan jet tempur F-16 Irak melaksanakan misi pengeboman di Hajin, sebelah timur Provinsi Deir Ezzor.

Hajin, yang terletak 50 kilometer di perbatasan Irak, merupakan kawasan berpopulasi besar yang masih di bawah kendali ISIS.

Mei lalu, organisasi berbasis di Inggris Observasi HAM untuk Suriah menyatakan ada sekitar 65 anggota senior ISIS di Hajin.

Serangan itu menargetkan para pemimpin ISIS yang sedang menggelar pertemuan. "Sebanyak 45 anggota ISIS tewas," kata militer Irak.

Di antara anggota yang tewas itu, terdapat satu orang yang merupakan anggota paling senior di ISIS, dan bertindak sebagai wakil menteri perang.

Dilaporkan BBC, tokoh itu merupakan kurir pribadi pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi, serta komandan polisi ISIS.

Selain menewaskan 45 anggota ISIS, tiga rumah yang terhubung dengan terowongan bawah tanah juga berhasil dihancurkan.

"Serangan udara yang digelar merupakan permintaan langsung Perdana Menteri Haider al-Abadi, dan didasarkan laporan intelijen kami," ulas juru bicara militer Irak.

BBC melaporkan, pemerintah Irak telah bekerja sama dengan Suriah untuk memerangi kelompok yang berdiri pada 1999 tersebut.

Sejak akhir 2017, kota Hajin telah dikepung oleh Pasukan Demokratik Suriah (SDF), aliansi paramiliter Kurdi dan Arab yang disokong Amerika Serikat (AS). (**H)


Sumber: KOMPAS.com


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Kurikulum Merdeka Ditanah Air, Memerdekakan Pendidikan Ditanah Melayu

2

Buka Tutup. Gelper di Dumai Jadi Lahan Mencari Uang Setoran

3

Suwandi Pimpin Rapat Persiapan Idul Adha dan Pelaksanaan Kurban

4

Seorang Warga Dumai Kecewa Terhadap Lurah Bangsal Aceh Terkait Penolakan Peningkatan Surat Tanah

5

200 Guru PAUD se Riau Ikuti Diklat Berjenjang Tingkat Dasar. Ini Harapan Kepala BGP Riau