MENU TUTUP

Jarang Bersihkan Pusar, Hati-hati Infeksi Mengerikan

Senin, 29 Januari 2018 | 11:01:24 WIB | Di Baca : 2217 Kali
Jarang Bersihkan Pusar, Hati-hati Infeksi Mengerikan


SeRiau – Bagian tubuh ini mungkin tidak terlalu banyak diperhatikan karena sulit dilihat secara langsung. Tapi, mengabaikan kebersihan pusar bisa berakibat buruk bagi Anda.

Ini karena bakteri dari keringat, sel kulit mati atau kotoran bisa berkembang dua kali lipat di kulit. Tidak hanya menimbulkan bau yang tak sedap, hal ini juga bisa mengakibatkan infeksi yang parah.

Dilansir dari laman The Sun, Senin, 29 Januari 2018, kecuali Anda sangat menjaga higienitas diri dengan sangat baik, mengabaikan kebersihan pusar bisa berakibat beragam kondisi, seperti kemerahan, gatal, dan bengkak hingga Anda mungkin memerlukan antibiotik.

Cara terbaik untuk menghindari kondisi tidak mengenakan ini adalah dengan membersihkan pusar setiap hari dan mengeringkannya dengan baik.

Jamur jenis Candida biasanya terdapat pada ketiak, pangkal paha, atau pusar, membuat kulit berubah menjadi kemerahan dan bersisik. Jika tidak ditangani dan bila sudah sangat parah bisa menimbulkan lecet dan bernanah.

Pusar yang sudah terinfeksi juga bisa menyebabkan kista. Ketika kista muncul, nanah akan timbul, yang menimbulkan bau yang sangat tidak sedap.

Bagi mereka yang memiliki tindik di pusar atau berat badan berlebih, risiko terkena infeksi akan semakin tinggi karena semakin sulit untuk membersihkannya. Tapi, dengan membersihkan dan mengeringkan, Anda bisa terhindar dari infeksi mengerikan itu.

 

 


Sumber vivanews


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

TNI–Polri di Kandis Perkuat Sinergitas, Komitmen Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

2

Ratusan Murid Baru SMAN 8 Pekanbaru Diserahkan ke Sekolah, Kepsek: Patuhi dan Taati Aturan Sekolah

3

Ratusan Murid Baru MAN 2 Pekanbaru Ikuti MATAMUDA, Syahrul: Bangga dan Bersyukurlah Tuntut Ilmu di MAN 2 Pekanbaru

4

Kapolsek Kandis Dampingi Tim SDM Polda Riau Tinjau Lahan Jagung Kelompok Tani Ayu Makmur

5

Idris Laena: Sekolah Bukan Sekadar Tempat Belajar, Tapi Ruang Membangun Peradaban