MENU TUTUP

​OJK Riau bekukan 11 perusahaan investasi bodong

Selasa, 29 Agustus 2017 | 07:43:06 WIB | Di Baca : 2147 Kali
​OJK Riau bekukan 11 perusahaan investasi bodong

SeRiau - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau mengumumkan 11 perusahaan investasi bodong yang ditutup oleh Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan lnvestasi atau Satgas Waspada Investasi (SWI) pusat.

"Penghentian kegiatan usaha tersebut dilakukan karena dalam menawarkan produk entitas tidak memlliki izin usaha dan berpotensi merugikan masyarakat," kata Kepala OJK Riau Nurdin Subandi di Pekanbaru, Selasa (29/8).

Subandi mengatakan, penghentian kegiatan usaha 11 entitas ini sudah dilakukan sejak tanggal 18 Juli 2017, dalam rangka perlindungan konsumen dan masyarakat.

Adapun entitas yang dihentikan kegiatannya - PT Akmal Azriel Bersaudara, - PT First Anugerah Karya Wisata/ First Travel, - PT Konter Kita Satria, - PT Maestro Digital Komunikasi, - PT Global Mitra Group, - PT Unionfam Azaria Berjaya/Azaria Amazing Store, - 4Jovem/PT Pansaky Berdikari Bersama, - Car Club Indonesia/PT Carklub Pratama lndonesia, - Koperasi Budaya Karyawan Bank Bumi Daya Cabang Pekanbaru, - PT Maju Mapan Pradana/Fast Furious Forex lndex Commodity/F3/FFM dan - PT CMl Futures.

Dengan diumumkannya penutupan 11 entitas ini, OJK Riau mengimbau agar masyarakat tidak lagi mau terayu untuk melakukan investasi yang tidak jelas. Selain juga mewaspadai kalau-kalau mereka berubah nama namun tetap menjalankan operasinya.

"Maraknya penawaran investasi ilegal dan penghimpunan dana masyarakat tanpa izin sudah mengkhawatirkan. Untuk itu, masyarakat diminta selalu waspada, " imbau Nurdin.

Sementara itu, Ketua Satgas Waspada lnvestasi Tongam L. Tobing melalui rilisnya menyatakan pihaknya telah mengundang sebelas entitas tersebut untuk menjelaskan legalitas dan kegiatan usahanya.

Namun dari 11 yang ditutup hanya delapan entitas yang hadir pada proses klarifikasi, diantaranya adalah - PT Akmal Azriel Bersaudara, - PT First Anugerah Karya Wisata/First Travel, - PT Konter Kita Satria, - PT Maestro Digital Komunikasi, - PT Global Mitra Group, - PT UnionfamAzaria Berjaya/AzariaAmazing Store, - 4Jovem/PT Pansaky Berdikari Bersama, - Car Club Indonesia/PT Carklub Pratama Indonesia.

Selanjutnya, sebut dia delapan entitas tersebut telah menandatangani surat pernyataan yang menyatakan menghentikan kegiatannya sejak tanggal 18 Juli 2017. Namun bagi yang tidak hadir tetap dimintakan kegiatannya dihentikan karena diduga melanggar ketentuan perundang-undangan dan merugikan masyarakat.

"PT Akmal Azriel Bersaudara harus menghentikan kegiatan usaha kredit mobil, motor atau emas yang dilakukan tanpa izin dan diduga melanggar ketentuan perundang-undangan serta merugikan masyarakat, " tegas Tongam. 

(Val/Sumber: kontan.co.id)


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Ciptakan SDM Unggul, Edi Haryono Harapkan Tamatan SMK Akbar Kerja Sambil Kuliah

2

Siswa SMAN 7 Pekanbaru Peraih Juara di FLS2N dan Pra OSN Mendapat Apresiasi dari Sekolah

3

562 Siswa SMK Keuangan Pekanbaru Diserahkan ke Orangtua. Ini Pesan Ketua Yayasan

4

Tim Opsnal Polsek Dumai Timur Bekuk Pelaku Penggelapan Sepeda Motor Pada 19 Lokasi di Dumai

5

Diawali Khatam Alquran, 151 Siswa SMA Muhammadiyah 1 Pekanbaru Berkemajuan Purna Wisuda