Reses di Kelurahan Sialang Sakti, Sovia Terima Curhatan Soal Pemotongan Gaji THL

  • Senin, 15 November 2021 - 13:45:27 WIB | Di Baca : 9223 Kali

 

SeRiau-  Anggota DPRD Pekanbaru dari Fraksi Golkar, Sovia Septiana S Sos kembali menjemput aspirasi masyarakat dalam agenda reses masa sidang I tahun 2021/2022 di Jalan Sialang Bungkuk tepatnya di RT 01 RW 10 Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya, Minggu (14/11/2021).

Persoalan pemotongan gaji tenaga honorer lepas (THL) menjadi keluhan yang disampaikan warga dalam reses kali ini.

Loading...

Salah seorang warga, Sinta mengungkapkan keluh kesah hatinya dihadapan Sovia Septiana mengenai adanya kebijakan Pemerintah Kota Pekanbaru yang memotong gaji honorer sebesar 50 persen.

"Kenapa rakyat kecil gajinya dipotong? Saya sedih, ada yang cuma gaji Rp2 juta dan Rp 1,5 juta itu dipotong 50 persen. Jadi kenapa tidak pejabat atau anggota dewan yang dipotong gajinya. Apa yang kami dapat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan penghasilan yang dipotong itu," kata Sinta dengan nada

Menanggapi curhatan warga ini membuat Sovia menjadi terenyuh. Ia mengaku prihatin mengapa THL yang menjadi korban pemotongan gaji.

Sovia menyampaikan bahwa tidak ada yang setuju dengan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terkait pemotongan gaji honorer ini sebesar 50 Persen.

"Jujur, sebenarnya tidak ada yang setuju dengan gaji honorer itu dipotong. Kami sangat berat hati, kami tahu posisinya mereka ini gajinya sudah sedikit lalu dipotong 50 persen. Ditambah kondisi pandemi ini yang mencekik kita semua, jadi kami menyayangkan ini," ujarnya.

Srikandi Golkar ini juga menyikapi curahan hati dari warga yang menyampaikan, mengapa tidak gaji para pejabat maupun anggota dewan yang dipotong. Ia berjanji akan memperjuangkan aspirasi warga tersebut di DPRD Pekanbaru. 

"Kenapa kami yang tidak dipotong? Malah kami duluan dipotong. Begitupun Lurah dan lainnya juga ikut dipotong. Ya, mudah-mudahan pemotongan ini tidak lama pemotongannya, jadi ini akan kami aspirasikan," ucapnya.

Anggota DPRD Pekanbaru Dapil 3 Kecamatan Tenayan Raya dan Kecamatan Kulim ini juga mendapat aspirasi lainnya mengenai permasalahan banjir yang kerap terjadi dilingkungan RW 10, Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya.

Pasalnya, drainase yang berada di kawasan ini tidak memadai. Seperti aliran pembuangan air yang tidak lancar hingga box culvert yang sudah rusak.

"Dilingkungan ini, warga juga mengeluh masalah banjir. Yang mana, setiap kali hujan turun daerah ini kerap diterjang banjir. Ditambah lagi kawasan daerah ini dataran rendah," pungkasnya. (***)




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar