Seriau,- Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) 2026 Tingkat Nasional akan berlangsung 12 -14 Oktober mendatang di Bali. Dua siswa terbaik SMAN 8 Pekanbaru akan mewakili Riau di lomba bergengsi yang ditaja Pusat Prestasi Nasional Kemendikdasmen RI.
Dua siswa SMAN 8 Pekanbaru tersebut yakni Caryn Diani Putri dan Rahmad Dafva Pamvia yang keduanya merupakan siswa kelas XII
Caryn dan Dafva ketika ditemui disekolah mengatakan sebelumnya Caryn dan Dafva lolos FIKSI ke tingkat nasional mewakili Riau, mereka terlebih dahulu lolos seleksi tahap 1 dan tahap ke 2 yang dilakukan secara daring.
Dimana tahap pertama, Caryn dan Dafva harus bersaing sekitar 1000 peserta dari seluruh Indonesia." Alhamdulillah diseleksi tahap pertama FIKSI, kami berdua lolos untuk mengikuti tahap kedua," kata Caryn, Senin (27/7/2026).
Ditahap kedua yang peserta tinggal 200 orang harus membuat proposal dan produk yang dihasilkan. Judul inovatif yang diangkat adalah "Sepiring" singkatan dari" Seri Edukasi Anak Hebat Tentang Isi Piringku)
" Di tahap kedua yang diumumkan 13 Juli lalu, kami berdua kembali lolos dan berhasil mewakili Riau ditingkat nasional yang akan digelar 12 -14 Oktober di Bali," kata Caryn.
Dafva juga menambahkan ditingkat nasional, lomba FIKSI tidak lagi dilakukan secara daring melainkan peserta langsung mempresentasikan judul karya inovatifnya dan memamerkan hasil produk.
Peserta FIKSI tingkat nasional, Dafva masuk kategori Desain Perencanaan dan satu lagi kategori desain pengembang berjumlah 10 timi se Indonesia salah satu dari SMAN 8 Pekanbaru mewakili Riau
" Di FIKSI tingkat nasional kami menargetkan meriah medali emas. Mudah mudahan dengan doa dan dukungan dari kepala sekolah, guru kami berdua bisa meraih medali emas. Bimbingan dari guru pembimbing Buk Safrina sangat kami harapkan," kata Dafva.
Sementara itu Kepala SMAN 8 Pekanbaru Benny Rio Denaldy siap memberikan dukungan kepada siswa yang akan berlaga ditingkat nasional seperti lomba FIKSI atas nama Caryn Diani Putri dan Rahmad Dafva Pamvia.
Begitu juga dengan Airin Divara di FLS3N. Sedangkan OPSI saat ini sedang menunggu hasil yang diumumkan untuk ketingkat nasional
Sebagai kepala sekolah, dirinya selalu memberikan suppor dalam bentuk apapun. Sekolah memberi ruang tanpa batas bagi siswa untuk berlaga di tingkat kota, provinsi dan nasional.
Sebab, kemampuan dan kehebatan siswa itu tidak hanya diukur di internal sekolah saja, tetapi juga dengan siswa luar dari sekolah manapun
" Setiap Iven kalau siswa kita mau ikut lomba silakan, sekolah mensuppor," kata Benny.
Pihak sekolah juga mengalungkan medali, piagam kepada siswa yang berprestasi sebagai bentuk penghargaan sekaligus membuktikan bahwa SMAN 8 Pekanbaru merupakan gudangnya siswa berprestasi baik akademik dan non akademik. (zal)