Seriau,- Tiga SMK di Provinsi Riau ditetapkan sebagai Sekolah Model Pembelajaran Mendalam (PM), Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) oleh Kemendikdasmen RI.
Salah satu sekolah yang ditujukan sebagai sekolah model PM dan KKA adalah SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru.
Kepala SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru Paiman Sanen bersyukur sekolah yang dipimpinnya menjadi salah satu sekolah model yang menerapkan pembelajaran mendalam koding dan kecerdasan artifisial di Riau.
Penunjukan sebagai sekolah model ini tidak terlepas dari penerapan pembelajaran mendalam, koding dan kecerdasan artifisial di SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru yang berjalan secara efektif.
" Pembelajaran mendalam dan koding ini sudah diterapkan hampir satu tahun, jadi kementerian harus ada sekolah rujukan atau sekolah contoh yang menerapkan pembelajaran mendalam koding dan kecerdasan artifisial. Makanya 2026 ini, hanya tiga SMK di Provinsi Riau yang menjadi sekolah model PM dan KKA salah satunya SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru," kata Paiman, Kamis (23/7/2026).
Sebagai sekolah model PM dan KKA, kata Paiman, para guru akan mendapatkan pelatihan peningkatan kualitas guru. Pelatihan ini langsung diberikan oleh Kementerian Dikdasmen melalui Balai Guru Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Riau
" Jumlah guru kita yang sudah mendapat pelatihan dari BGTK Riau sebanyak 15 orang dan 2 orang sedang mengikuti pelatihan di Medan. Nanti para guru ini mentranferkan ilmunya kepada guru SMK Muhammadiyah 2 ataupun sekolah lain," kata Paiman
Paiman berharap dengan ditunjuknya sebagai sekolah model PM dan KKA, bisa meningkatkan kompetensi guru melalui pelatihan yang diberikan oleh BGTK Riau. SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru juga siap menjadi pengimbas bagi sekolah lain.
" Jadi PM ini sangat penting. Sebab Pembelajaran mendalam ini merupakan pendekatan pendidikan yang menekankan pemahaman konsep secara utuh, bukan sekadar menghafal fakta," tutupnya .(zal)