Workshop BRK Syariah Beri Nilai Tambah bagi UMKM, Nasabah Kini Lebih Siap Mengakses Pembiayaan


 

SeRiau - Pekanbaru – Pendampingan yang dilakukan PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tidak berhenti pada penyaluran pembiayaan. Melalui Workshop Akselerasi Pembiayaan UMKM yang digelar di Sharia Digital Center BRK Syariah, Kamis (16/7/2026), para pelaku usaha memperoleh bekal praktis untuk meningkatkan kualitas pengelolaan usahanya.

Salah satu materi yang paling mendapat perhatian peserta adalah penggunaan Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (SiAPIK) yang dikembangkan Bank Indonesia. Aplikasi tersebut memungkinkan pelaku usaha mencatat seluruh transaksi keuangan secara digital dengan mudah, kemudian secara otomatis menghasilkan laporan keuangan yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan bisnis maupun pengajuan pembiayaan ke perbankan.

Konsultan Pengembangan UMKM KPw BI Riau, Abdi Abadi Pelawi menjelaskan bahwa pencatatan keuangan yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan akses pembiayaan UMKM. Selama ini masih banyak pelaku usaha yang mencatat transaksi secara manual sehingga perkembangan usaha sulit diukur secara akurat.

“Melalui SiAPIK, pelaku UMKM dapat mengetahui kondisi keuangan usahanya, mulai dari keuntungan, arus kas, hingga aset yang dimiliki, tanpa harus memiliki kemampuan akuntansi,” ujarnya pada awal pemaparan.

Selain itu, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya menjaga riwayat kredit melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) yang dikelola Otoritas Jasa Keuangan. Edukasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapan UMKM dalam mengakses pembiayaan secara sehat dan bertanggung jawab.

Manfaat workshop tersebut turut dirasakan oleh salah seorang nasabah UMKM BRK Syariah, Reni, pemilik usaha barang harian dan sembako di Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru.

Selama sekitar 15 tahun menjalankan usahanya, Reni telah memanfaatkan pembiayaan BRK Syariah untuk menambah modal usaha. Ia mengaku sering memperoleh undangan kegiatan pembinaan dari BRK Syariah, namun baru kali ini berkesempatan mengikuti workshop secara langsung.

"Workshop ini sangat bermanfaat. Saya jadi memahami pentingnya pencatatan keuangan yang rapi. Aplikasi SiAPIK juga memudahkan karena semua transaksi bisa dicatat secara digital dan kapan saja dapat dicek kembali," ujarnya.

Menurutnya, melalui kegiatan seperti ini, BRK Syariah menunjukkan komitmennya sebagai mitra pengembangan usaha yang tidak hanya menyediakan akses pembiayaan syariah, tetapi juga aktif meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui edukasi, pendampingan, serta kolaborasi dengan Bank Indonesia, OJK, dan pemerintah daerah.

“Dengan meningkatnya kemampuan kami sebagai pelaku usaha dalam mengelola keuangan dan menjaga kualitas usaha, pastinya ada peran BRK Syariah terus memberikan pembinaan untuk nasabahnya. Kami optimistis semakin banyak UMKM yang mampu tumbuh, naik kelas, dan memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah,” tuturnya.(Rls)