SeRiau – Hamparan jagung yang mulai menguning di lahan seluas tiga hektare milik PT KPAK, Kampung Samsam, Kecamatan Kandis, menjadi pertanda bahwa masa panen sudah di depan mata. Di balik tumbuh suburnya tanaman itu, terdapat komitmen dan pendampingan yang terus dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Kandis sebagai wujud dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.
Rabu (1/7/2026), Bhabinkamtibmas Kampung Samsam kembali turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil sistem tumpang sari bersama karyawan PT KPAK. Kegiatan tersebut bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk nyata kehadiran Polri dalam memastikan setiap tahapan budidaya berjalan dengan baik hingga masa panen tiba.
Di lahan yang ditanami menggunakan 20 kilogram bibit jagung pipil itu, tanaman kini telah berusia 117 hari. Hasil pengecekan menunjukkan pertumbuhan yang baik dan sehat. Jika kondisi cuaca tetap mendukung serta perawatan berjalan optimal, panen diperkirakan akan dilaksanakan pada Senin, 6 Juli 2026.
Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kandis Kompol Herman Pelani, S.H., M.H., menegaskan bahwa pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program Presiden Republik Indonesia untuk mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan nasional.
"Kami terus melakukan pendampingan serta monitoring terhadap perkembangan tanaman jagung bersama para pemangku kepentingan agar proses budidaya berjalan dengan baik hingga masa panen. Sinergi antara Polri, perusahaan, dan masyarakat menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam mendukung program swasembada pangan nasional," ujar Kapolsek.
Menurutnya, kehadiran personel Polri di tengah aktivitas pertanian tidak hanya memastikan program berjalan sesuai harapan, tetapi juga menjadi penyemangat bagi para petani dan seluruh pihak untuk terus memanfaatkan lahan produktif secara maksimal.
Menjelang panen, optimisme pun semakin tumbuh. Hamparan jagung yang berdiri tegak menjadi simbol bahwa kolaborasi antara Polri, perusahaan, dan masyarakat mampu melahirkan harapan baru bagi ketahanan pangan. Dari Kampung Samsam, semangat menjaga ketahanan pangan terus dirawat hingga bulir-bulir jagung siap dipanen.