Penulis: Cyintia Kumalasari. M.Pd
(Dosen Bahasa Inggris FKIP UIR)
Seriau,- Menulis dalam bahasa Inggris sering dianggap sebagai salah satu keterampilan yang sulit bagi siswa. Banyak pembelajar mampu memahami teks bahasa Inggris, menjawab latihan tata bahasa, atau bahkan berbicara dalam percakapan sederhana.
Namun, masih bingung ketika dimintai untuk menulis kedalam bentuk paragraph bahkan esai. Mereka sudah khawatir terlebih dahulu akan kesalahan terhadap pemilihan kosakata, struktur kalimat dan keruntutan ide.
Siswa bingung harus memulai darimana, tidak yakin dengan pemilihan kosakata dan kurangnya percaya diri terhadap kalimat yang hendak ditulis. Hingga akhirnya, keterampilan menulis dipandang sebagai sesuatu hal yang menegangkan.
Pandangan ini tentu harus diluruskan. Menulis bukanlah merupakan suatu bakat, namun menulis dapat dilatih. Sama halnya dengan keterampilan lainnya, menulis akan terasah dengan sendirinya seiring dengan proses berulang yang dibiasakan.
Seorang siswsa tidak perlu menjadi mahir dalam hal grammar ataupun menghafalkan ribuan vocabulary terlebih dahulu sdebelum memulai menulis. Hal yang paling dibutuhkan adalah tekad, terus mencoba menulis, menerima koreksi, menulis ulang, dan merevisi dari kesalahan.
Terutama dalam konteks pembelajaran Bahasa Inggris yang tidak dipelajari setiap hari. Pada era digital saat ini, teknologi hadir sebagai alat bantu yang memungkinkan siswa untuk tidak takut lagi terhadap revisi tulisan.
Pembelajaran menulis Bahasa Inggris tidak lagi sepenuhnya bergantung pada koreksi manual guru. Salah satu platform interaktif yang membantu siswa untuk melakukan koreksi atau revisi mandiri terhadap keterampilan menulis berbahasa Inggris adalah Write&Improve dari Cambridge.
Platform ini dapat diakses melalui website di writeandimprove.com. Aplikasi ini dirancang untuk membantu pembelajar bahasa Inggris menulis, mengirimkan tulisan, memperoleh umpan balik otomatis, lalu memperbaiki tulisan mereka berdasarkan masukan yang diberikan sistem.
Tidak hanya itu, pembelajar juga akan dapat melihat perkiraan level kemampuan Bahasa Inggris mereka berdasarkan standar penilaian internasional di sudut kanan atas, mulai dari level pemula (A1, A2), menengah (B1, B2) serta mahir (C1, C2).
Tidak hanya bermanfaat bagi siswa, aplikasi ini juga bermanfaat bagi guru. Dalam hal ini, guru bertindak sebagai fasilitator. Guru dapat melihat perkembangan tulisan siswa dari waktu ke waktu serta memberikan umpan balik langsung ke akun siswa masing-masing, sehingga siswa juga dapat melihat revisi atau saran dari guru terhadap tulisan mereka tanpa harus takut dikritisi teman.
Oleh karena itu, aplikasi ini dapat dipandang sebagai sahabat dalam proses belajar menulis bahasa Inggris yang membantu siswa mengenali kesalahan, membangun kebiasaan revisi, meningkatkan kemandirian, dan menumbuhkan rasa percaya diri.
Aplikasi ini telah diperkenalkan ke guru-guru Bahasa Inggris peserta MGMP se-kota Pekanbaru pada Sabtu, 23 Mei 2026 di SMA IT Abdurrab Pekanbaru. Guru terlihat antusias, dilihat dari cukup banyaknya pertanyaan yang diajukan setelah presentasi ditampilkan.
Oleh karena keterbatasan waktu, pemateri baru sebatas melakukan pengenalan serta sosialisasi penggunaan aplikasi. Harapan dari sebagian besar peserta adalah agar adanya pelatihan yang berkelanjutan mengenai aplikasi bantu berlisensi Cambridge ini, yang
tentunya dapat melatih siswa agar tidak mudah menyerah dalam belajar menulis serta membantu guru dalam penilaian kemampuan menulis siswa. ***