Seriau,- Sebelum menuju tanah suci menunaikan ibadah haji 1447 H, dua orang guru SMAN 8 Pekanbaru dilepas keberangkatan dengan tepung tawar, pada Rabu, (15/4)
Acara tepung tawar ini dilakukan setiap tahunnya bagi guru SMAN 8 Pekanbaru yang menjalankan ibadah haji.
Dua guru yang mendapat panggilan menunaikan ibadah haji bersama suaminya yakni Reni Erita dan Asnitawati. Kedua jamaah haji ini akan berangkat tanggal 23 April kloter pertama
" Telah menjadi kebiasaan hampir setiap tahun, guru dan tenaga kependidikan yang tunaikan ibadah haji kita lepas dengan tepung tawar dan siraman ceramah agama," kata Plt Kepala SMAN 8 Pekanbaru Sulismayati, Rabu (15/4) di Pekanbaru
Sulis sempat berbagi pengalaman dan nasehat kepada calon jamaah haji agar memperkuat rasa sabar dalam menjalani ibadah haji. Banyak ujian dialami jamaah yang mengharuskan sesorang mampu mempunyai sifat sabar.
" Ditanah suci, kita akan diuji kesabaran dalam menjalankan ibadah haji," kata Sulis yang sudah menunaikan ibadah haji beberapa tahun lalu
Sifat kedua yang diuji dalam menjalankan ibadah haji yakni sifat sombong. Sifat sombong akan dibuktikan langsung oleh Allah SWT di tanah suci.
" Pasti dibuktikan langsung kejadian kalau kita punya sifat sombong. Apapun kejadian akan diperlihatkan langsung di tanah suci," kata Sulis
Sementara itu ceramah agama yang disampaikan oleh ustad Dr. Doni Putra mengajak kepada guru yang telah mampu secara finansialnya bisa menunaikan ibadah haji. Karena ibadah haji wajib bagi yang mampu menjalankannya.
Setelah ceramah agama, acara ditutup dengan tepung tawar kepada calon jamaah haji, dilakukan secara bergantian mulai dari ustad, kepala sekolah, wakil dan guru.(zal)