Anies Baswedan Tampil di Dialog Kebangsaan di Umri Sekaligus Saksikan Launching PMB Umri 2026.

  • by Redaksi
  • Jumat, 07 November 2025 - 19:00:00 WIB

 

Seriau, Tokoh bangsa Anies Rashid Baswedan memberikan kuliah bertemakan "Dialog Kebangsaan" di Universitas Muhammadiyah Riau (Umri), Jumat (7/11) pagi di Kampus Umri Jalan Tuanku Tambusai

Selain Dialog Kebangsaan, Anies Baswedan juga menyaksikan langsung Launching Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UMRI Tahun Ajaran 2026/2027.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Plt Gubernur Riau diwakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau Erisman Yahya, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Riau, Hendri Sayuti, Ketua BPH UMRI, Prof Nazir Karim, mantan Gubernur Riau, Edy Natar Nasution dan sejumlah tokoh lainnya.

Dihadapan mahasiswa UMRI, Anies
mengawali dialognya dengan pengalamannya yang inspiratif, ketika mengantar guru-guru program Indonesia Mengajar ke Pulau Rupat yang merupakan bagian pulau terluar Indonesia. Ia menilai waktu itu, desa yang dituju sulit di akses tapi memiliki anak-anak yang cerdas.

Di sana, para guru Indonesia Mengajar sampai menjaring anak cerdas yang bisa mengikuti olimpiade ke tingkat nasional. Berdasarkan pengalaman ini, Anies berpesan kepada mahasiswa UMRI bahwa lokasi seseorang lahir boleh dimana saja. Tapi lokasi mimpi harus setinggi langit dan perlu kerja keras untuk melampaui mimpi itu.

Disisi lain, sebagai salah seorang tokoh nasional yang juga berprofesi sebagai seorang akademi, Anies tentunya sangat paham akan dunia pendidikan. Bahkan beliau mengapresiasi setiap langkah dan kebijakan besar, yang diambil oleh Rektor Saidul Amin dalam memajukan UMRI.

" Kita tau, kalau menginginkan perubahan maka harus dimulai dari internal sendiri. Saya bersyukur, pak Rektor bisa memimpin UMRI dan UMAM bersamaan. UMRI terbukti telah berhasil meraih target tinggi dan berani melawan arus, sehingga bisa menjadi kampus besar yang go internasional," katanya

Akhir sesi dialog ini semakin hidup setelah beberapa mahasiswa diberikan kesempatan untuk melontarkan pertanyaan kepada Anies. Serentak sejumlah mahasiswa mengacungkan tangan berebut ingin bertanya. Ada pula pelajar SMA yang antusias bertanya.

Sementara Rektor UMRI Dr. Saidul Amin mengatakan Umri sudah berumur 17 tahun memiliki  lebih kurang 14 ribu mahasiswa terdiri dari 9 fakultas, 33 program studi, termasuk yang baru fakultas kedokteran, dan 2 program studi pasca sarjana.

Selanjutnya juga menyampaikan bahwasanya secara geografis, UMRI berada dekat dengan negara tetangga menjadikan memiliki standar tersendiri. "UMRI dekat dengan Singapura, dekat dengan Malaysia, jadi mau tidak mau standar UMRI harus mengikuti universitas terbaik di Asia Tenggara," kata Saidul.

Selain dialog kebangsaan dan launching PMB Umri, juga diserahkan penghargaan kepada sekolah-sekolah yang menjadi penyumbang mahasiswa terbanyak UMRI pada tahun ajaran 2025/2026. Serta program studi yang mencapai target mahasiswa PMB T.A 2025/2026. (zal)