Seriau,- Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau Erisman Yahya meninjau unit usaha yang dimiliki SMKN 1 Pekanbaru, Kamis (23/10) pagi.
Salah satu unit usaha yang dikunjungi yakni laundry SMK yang berada disamping gerbang pintu masuk. Kadisdik sempat melihat proses luandry mulai dari mencuci, mengeringkan hingga mengosok
" Unit usaha yang dimiliki SMKN 1 Pekanbaru seperti laundry, mini market dan edotel bisa dijadikan pendapatan sekolah," kata Erisman, saat berkunjung ke SMKN 1 Pekanbaru, Kamis (23/10) pagi.
Pendapatan sekolah baik itu melalui penjualan produk dan jasa, kata Erisman, bisa menjadi pemasukan BLUD sekolah. BLUD ini bisa dimanfaatkan bagi sekolah untuk pengembangan sekolah, menjalankan program dan lain sebagainya
" Kalau dikelola dengan baik, unit usaha ini menjadi income bagi sekolah. Seperti laundry ini tidak hanya untuk warga sekolah, tapi juga bisa dari masyarakat umum. Bagaimana marketing sekolah membuat harga laundry lebih murah dari harga laundry lainya," kata Erisman
Saat ini, jumlah SMK yang berstatus BLUD sebanyak 21 sekolah yang tersebar di kabupaten kota di Riau. Hasil produk dan jasa akan menjadi income sekolah untuk peningkatan kualitas pembelajaran.
Sebenarnya, SMK BLUD merupakan SMK yang menyediakan produk dan jasa dijual dengan prinsip efesien dan produktivitas tanpa mengutamakan mencari keuntungan.
" BLUD SMK akan memberikan keleluasaan dalam pola pengelolaan keuangan. Oleh sebab itu sekolah yang dinyatakan sebagai SMK BLUD bisa mengatur pemasukan bagi sekolah," katanya
Sementara Plt SMKN 1 Pekanbaru Sarvina Yunus bersyukur sekolah yang dipimpinya dikunjungi oleh Kadisdik Riau Erisman Yahya dan rombongan untuk melihat secara langsung kondisi sekolah.
" Tadi Pak Kadis, tidak hanya memberi semangat kepada siswa, namun juga melihat unit usaha yang dimiliki sekolah salah satunya laundry sekolah dan edotel," katanya.
Dijelas Sarvina, unit usaha laundry sekolah saat ini sudah beroperasi yang konsumen tidak hanya dari warga sekolah tapi juga masyarakat umum. Hasil pendapatan ini masuk dalam BLUD sekolah dan sudah dilaporkan ke Disdik Riau.
Begitu juga dengan unit usaha lainya seperti dari mini market sekolah juga menjadi pemasukan BLUD sekolah.
Sedangkan edotel saat ini belum di gunakan meskipun kamar yang ada sudah berstandar hotel pada umumnya.
" Kalau edotel SMKN 1 Pekanbaru rencananya Desember akan kita operasikan pemakaian untuk umum. Ada beberapa kamar tidur yang kita disedikan sesuai dengan standar hotel," kata Sarvina.
Pada kunjungan tersebut Kadisdik Riau juga membuka kegiatan Workshop Peningkatan Kompetensi Guru Terkait Literasi Dalam Pembuatan Perangkat Pembelajaran. (zal)