Zafran Siswa MAN 2 Pekanbaru Rebut Emas di Ekshibisi AI 2025 Tingkat Nasional d Malang

  • by Redaksi
  • Sabtu, 11 Oktober 2025 - 13:23:16 WIB

 

Seriau,- Siswa MAN 2 Pekanbaru Zafran Prayata Wiza berhasil merebut medali emas Ekshibisi  Kompetisi Kecerdasan Artifisial 2025 di Malang.

Kompetisi Kecedasan Artifisial baru pertama kali diperlombakan bersama dengan Olimpiade Sains Nasional (OSN)Tingkat Nasional tanggal 6 hingga 13 Oktober di Malang,

" Rencananya bidang lomba AI ini akan diikutserta dalam OSN 2026. Alhamdulillah ekshibisi kompetisi AI 2025, siswa kita berhasil merebut medali emas," kata Kepala MAN 2 Pekanbaru diwakili Waka Humas Efni Novita, saat menjemput kedatangan Zafran di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Jumat (10/10) malam

Menurut Efni, meskipun kompetisi kecedasan artifisial tidak dilombakan berjenjang mulai dari kota sampai provinsi, namun kompetisi ini sangat diminati oleh siswa. Sebab, dari 1000 siswa terbaik di Indonesia mengikuti seleksi, hanya dipilih 30 siswa untuk bisa lolos ketingkat nasional

" Dari 30 siswa yang ikut lomba tingkat nasional, Zafran berhasil merebut medali emas. Dengan raihan medali emas, Zafran akan ikut seleksi lagi mewakili Indonesia di kompetisi kecerdasan artifisial tingkat Internasional di Dubai tahun depan," kata Efni.

Sementara Zafran yang baru tiba di Bandara SSK II Pekanbaru langsung disambut oleh Kepala MAN 2 Pekanbaru diwakili Waka Humas Efni, kedua orangtua, guru dan staf. Ditingkat nasiinal, Zafran sukses membawa pulang medali emas ke Riau.

" Alhamdulillah, bisa menang di kompetisi kecerdasan AI yang baru pertama kali di lomba ditingkat nasional," kata Zafran, Jumat (10/10)

Ditingkat nasional, kata Zafran, sebanyak 30 peserta,  memperebutkan 2 medali emas, 4 perak dan 6 perunggu. Peserta yang memperoleh medali, baik itu emas, perak dan perunggu akan di seleksi oleh tim OSN pusat untuk mewakili Indenesia di kompetisi AI tingkat internasional di Dubai.

" Dari 12 peserta akan dipilih 4 peserta terbaik untuk mewakili Indonesia di kompetisi AI internasional di Dubai," kata siswa yang akrab disapa Aran ini

Zainudin orangtua Zafan yang langsung menjemput Zafran di bandara SSK II Pekannaru merasa bangga anaknya bisa meraih medali emas di kompetisi kecerdasan AI tingkat nasional di Malang. Keseharian Zafran, dalam belajar tidak terfokus dengan waktu, kapan kalau ada waktu, biasa dia belajar. Sejak kecil sampai MTsN sudah menyukai  IT

" Waktu MTs Negeri 1 Pekanbaru pernah ikut lomba, namun belum meraih juara. Alhamdulillah di Kompetisi Kecerdasan Artifisial mewakili Riau, Zafran bisa merebut meraih emas," kata Zainudin (zal)