Seriau,- Sawsan Ashillah siswa SMAN 8 Pekanbaru berhasil meraih medali emas di International Applied Chemistry Olympiad (IACHO) di Bandung
Grand final IACHO yang berlangsung selama 3 hari mulai 25- 28 September ini diikuti puluhan peserta
" Senang dan bersyukur bisa mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali emas International applied chemistry olympiad (IACHO)," kata Sawsan ketika ditemui disekolahnya, Kamis (2/10) siang
Sawsan mengatakan olimpiade kimia tingkat internasional ini diselenggarakan oleh ISS (Indonesia Scientific Society) ini diikuti oleh belasan neraga diantaranya Indonesia, Vietnam Romania, Philipina dan Mongolia.
Sawsan juga menceritakan awal dirinya mengikuti seleksi IACHO Ini secara online dengan tiga tahap. Tahap pertama dilalui dengan mudah sehingga lolos sebagai 100 peserta terbaik.
Begitu juga di tahap 2 dan 3, Sawsan berhasil lolos sehingga berhak masuk grand final yang hanya diikuti 72 peserta dari berbagai negara.
Puncaknya di grand final seluruh peserta diundang ke Bandung untuk memperebutkan pemenang medali emas, perak dan perunggu.
" Alhamdulillah, saya berhasil meraih medali emas. Ini capaian presatsi luar biasa sebab peserta tidak hanya dari Indonesia tapi juga beberapa negara," katanya
Sawsan yang juga pernah meraih medali emas di Olinoiade Kimia Indoenesia (OKI) di Bandung awal Januari 2025 lalu. Sawsan yang merupakan anak ke 3 dari 3 bersaudara ini berharap bisa melanjutkan pendidikan di ITB.
" Pengennya sih kuliah di ITB untuk bisa meraih cita cita menjadi seorang Engineering," ujar siswa kelas 12 ini.
Sementara itu, Plt Kepala SMAN 8 Pekanbaru Sulismayati melalui Waka Humas Samhati merasa bangga dan bersyukur Sawsan bisa merebut medali emas bagi indonesia. Prestasi ini tidak hanya membawa nama Riau tapi juga negara.
" Selamat buat Sawsan bisa rebut medali emas. Prestasi ini sebagai motivasi siswa lainnya bahwa dengan tekun belajar dan mental juara, siswa SMAN 8 Pekanbaru bisa meraih prestasi baik akademik dan non akademik," kata Samhati. (zal)