Cetak Guru PAUD Profesional, FKIP Unri Teken MoU dengan Bunda PAUD Provinsi Riau

  • by Redaksi
  • Senin, 08 September 2025 - 21:51:45 WIB

 

Seriau,- Guna mencetak guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Provinsi Riau, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Riau (UNRI) menjalin kerjasama dengan Bunda PAUD Provinsi Riau.

Penandatanganan kerjasama ini langsung dilakukan Dekan FKIP Unri Prof Jimmi Copriady dengan Bunda PAUD Provinsi Riau, Henny Sasmita Wahid, Senin (8/9) di Ruang Pakning Integrated Classroom Unri.

Usai penandatanganan, langsung dilakukan Talk Show bersama Bunda PAUD Provinsi Riau Hj Henny Sasmita Wahid dengan peserta Talk Show dari mahasiswa Program Studi Guru PAUD FKIP Unri

Dekan FKIP Unri Prof Jimmi Copriady saat membuka acara mengatakan komitmen pihaknya untuk mendukung penuh peningkatan kualitas tenaga pendidik PAUD. FKIP Unri siap menjadi mitra aktif dalam pengembangan PAUD, baik melalui penelitian maupun program pelatihan yang berkesinambungan.

" Acara ini bisa menjadi pencerahan bagi mahasiswa yang saat ini menuntut ilmu. Saat dibangku kuliah mendapatkan teoritis, sementara dalam kegiatan ini bisa langsung praktek," ujar Jimmi, Senin (8/9)

Dikatakan Jimmi, dalam menciptakan program Indonesia Emas, dimana salah satu bagiannya adalah wajib belajar 13 tahun (1 tahun Pra sekolah), atau PAUD, dari sekarang disiapkan.

Jimmi menyebut bahwa akademis tidak bisa berdiri sendiri, perlu berkolaborasi dengan berbagai pihak seperti Bunda PAUD Provinsi dan juga Kabupaten/kota. Seharusnya jumlah PAUD itu lebih banyak dari jumlah SD, dan ini yang secara berangsur bisa diwujudkan.

" FKIP punya program pengabdian kepada masyarakat, selama ini diturunkan kepada yang kenal saja, karena itu ke depan dengan adanya kerjasama ini, diharapkan bisa menyentuh PAUD lainnya," ujar Jimmi.

Sementara Bunda PAUD Provinsi Riau Henny Sasmita Wahid dihadapan para mahasiswi jurusan PAUD berpesan inspiratif agar mereka siap menjadi pendidik yang kreatif, berkarakter, dan peduli pada masa depan anak bangsa.

Pendidikan anak usia dini adalah fondasi utama pembangunan sebuah bangsa. Menurutnya, kualitas generasi mendatang sangat ditentukan oleh bagaimana anak-anak dibina sejak usia dini.

Dirinya mengingatkan bahwa tugas guru PAUD tidak hanya mengajarkan pengetahuan. Namun, juga membentuk karakter, kemandirian, dan rasa percaya diri anak melalui metode belajar yang kreatif dan menyenangkan.

" Mahasiswi PAUD harus menyadari bahwa kelak mereka akan menjadi ujung tombak dalam mencetak generasi emas Indonesia. Tugas ini mulia sekaligus menuntut komitmen, kesabaran, dan dedikasi yang tinggi," kata Henny.

Dirinya mendorong para calon pendidik untuk terus berinovasi. Ia percaya bahwa guru harus hadir dengan ide-ide kreatif agar anak- anak tumbuh dengan gembira. (zal)