Ribuan Siswa SMAN 8 Pekanbaru Ikut Serta Rayakan HUT RI ke 80 dengan 7 Perlombaan Rakyat

  • by Redaksi
  • Jumat, 15 Agustus 2025 - 14:52:14 WIB

 

Seriau,- Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 80 tahun, ribuan siswa ikut serta dalam beberapa permainan tradisional rakyat.

Beberapa permainan tradisional rakyat yang dilombakan yakni lomba paku dalam botol, lomba bakiak, lomba corong paku, lomba
tarik tambang dan lomba voli air.

Plt Kepala SMAN 8 Pekanbaru melalui Waka Kesiswaan Reni Erita mengatakan selain permainan tradisional rakyat, juga dilombakan menghias tong sampah masing masing kelas. Setiap kelas menghias tong sampah yang mereka beli untuk dihias secantik dan semenarik mungkin. Tong sampah ini akan dinilai oleh juri dari guru Pendidikan Kewirausahaan (PKWU).

Selanjutnya, memeriahkan HUT RIKe 80 tahun, panitia lomba juga mengelar lomba menghias kelas. Biasa lomba menghias kelas diperlombakan setiap tahun namun kali ini lomba menghias kelas akan dilakukan setiap bulanya.

Penilaian menghias kelas dinilai oleh wakil kepala sekolah dan staf.  Kelas siapa yang cantik, bersih dan menarik menjadi pemenang akan diberi bendera emas.

" Rencananya setiap bulannya menghias kelas ini akan kita lomba dan pemenang akan mendapatkan bendera emas. Kalau setahun akan ada 12 bendera emas yang diperebutkan setiap kelas," kata Reni, didampingi ketua pelaksana
Fauzi Maulana, Jumat (15/8) disela perayaan HUT ke 80 tahun di SMAN 8 Pekanbaru

Dengan adanya perlombaan yang diikuti oleh siswa, kata Reni, akan menambah semangat berjuang, cinta tanah air dan berjiwa patriotik. Apalagi disetiap perlombaan yang dipertandingkan ini mempunyai nilai kekompakan, bertanggung jawab dan disiplin. Contohnya, lomba bakiak yang mengambarkan setiap langkah punya nilai kekompakan. Begitu juga dengan  perlombaan lainnya.

" Uniknya dalam HUT RI kali ini, setiap siswa harus ikut terlibat dalam setiap pertandingan apakah menghias kelas, tong sampah dan permainan tradisional rakyatnya. Kita ingin semua siswa ikut bergembira merayakan HUT RI ke 80 tahun," kata Reni (zal)