Seriau,- SMKN 6 Pekanbaru mendapatkan bantuan dana revitalisasi pendidikan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) RI Tahun 2025
Besaran dana bantuan revitalisasi yang diterima SMKN 6 Pekanbaru
mencapai Rp 3.9 miliar lebih. Bantuan yang diterima ini, disambut gembira oleh kepala sekolah, komite, guru dan siswa.
" Alhamdulillah dengan mengucapkan bismillah, saya letakan batu pertama pembangunan menandai dimulainya pekerjaan. Bantuan ini kita sambut dengann rasa syukur," kata Kepala SMKN 6 Pekanbaru Elva Susanti, Senin (11/8) pagi disela acara groundbreaking peletakan batu pertama.
Dana yang bersumber dari APBN 2025 ini, kata Elva, diperuntukan untuk pembangunan Ruang Praktek Siswa (RPS) Jurusan Kuliner, RPS Jurusan Pemasaran, 2 unit Ruang Kelas Baru (RKB) dan 3 ruang toilet. Pengerjaan dana revitalisasi ini secara swakelola dengan konsultan yang ditunjuk oleh Kementerian.
Lama pengerjaan RPS, RKB dan toilet butuh waktu selama 120 hari dan bisa selesai sebelum akhir desember.
" Kita berharap pengerjaan pembangunan revitalisasi ini bisa terselesaikan tepat waktu agar bisa dipergunakan oleh siswa," kata Elva.
Elva juga mengatakan, pihaknya terus mengejar anggaran, tidak hanya dari APBD saja, tapi juga APBN dan CSR perusahaan besar yang ada di Riau. Mengingat keterbatasan dana APBD, maka dirinya bersama tim terus berusaha merebut dana APBN.
" Dana yang dikuncurkan untuk SMKN 6 cukup besar, tapi masih ada sarana dan prasarana kita yang masih butuh dana dan kita terus rebut APBN, APBD dan CSR perusahaan," kata Elva.
Sementara Ketua Komite SMKN 6 Pekanbaru H Said Zohrin mengapresiasi kegigihan kepala SMKN 6 Pekanbaru merebut dana revitalisasi pendidikan dari Kemendikdasmen RI. Bantuan ini sangat diperlukan bagi sekolah untuk melengkapi sarana dan prasarana pembelajaran di sekolah.
" Saya apresiasi apa yang telah diusahakan oleh kepala sekolah, guru rebut dana revitalisasi. Mudah mudahan bantuan yang terima sekolah bisa meningkatkan mutu kualitas pendidikan di sekolah," kata Said (zal)