BGTK Riau Gencarkan GNN di Riau, Ratusan Siswa PAUD Ikut Numerasi Merah Putih di Mal Living World


 

Seriau,- Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Riau terus mengencarkan Gerakan Numerasi Nasional (GNN) di Provinsi Riau. Salahsatu caranya dengan memberikan sosialisasi numerasi kepada peserta didik jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Taman Kanak kanan (TK).

Kepala BGTK Riau Reisky Bestary. Mp.D mengatakan tujuan pendidikan numerasi bagi PAUD dan TK ini agar mereka bisa 
lebih mengenal angka bilangan, gambar untuk menopang kemampuan kecerdasan anak sejak dini.

Selain itu, pendidikan numerasi pada anak ini bisa berfikir kritis dan memecahkan masalah.

" Oleh sebab itu, kita sengaja 
memberikan pendidikan numerasi kepada peserta didik mulai dari PAUD dan TK agar mereka lebih mengenal apa itu angka bilangan  dan bentuk gambar," kata Reisky pada acara Numerasi Merah Putih Bagi PAUD dan TK yang dilaksanakan di Mal Living World Pekanbaru, Rabu (6/8) siang

Kegiatan Numerasi Merah Putih bagi siswa PAUD dan TK ini diikuti oleh120 siswa. Kegiatan ini juga dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 80 tahun. Bentuk kegiatan ini belajar sambil bermain. Anak anak dibawah 5 tahun ini dikenalkan angka, huruf dan gambar yang di kemas dalam bentuk permainan. Sehingga anak ini lebih senang, asik dan nyaman sembari bermain sambil belajar.

" Kita sengaja mengambil lokasi pendidikan numerasi di Mal Living World sebagai pusat perbelanjaan terbesar di Riau dan tujuan orangtua membawa anak anak jalan jalan mereka bisa melihat anak anak belajar sambil bermain dengan permainan kita buat," kata Reisky

Keseruan acara Numerasi Meraih Putih langsung dihadiri oleh Bunda PAUD Provinsi Riau Henny Sasmita Wahid. Istri Gubernur Riau langsung berbaur dengan anak untuk melakukan dan menirukan permainan yang diperuntukan  bagi anak anak.

" Saya mendukung dan mengapresiasi apa yang telah dilakukan BGTK Riau untuk mengencarkan Gerakan Numerasi Nasional (GNN) di Provisni Riau  dengan kegiatan numerasi bagi anak PAUD. Mereka mengenal angka, menghitung buah dalam bentuk gambar," kata Henny Sasmita Wahid disela acara.

Sementara Kadisdik Kota Pekanbaru Abdul Jamal mengatakan berdasarkan data, bahwa anak Indonesia untuk pendidikan numerasi masih sangat rendah. Anak anak masih takut dengan mata pelajaran matematika dan sains

Lngkah yang dilakukan oleh BGTK Riau menggerakan pendidikan nunerasi kepada peserta didik mulai dari PAUD, TK sudah sangat tepat. Anak anak asik bermain sambil belajar dengan permainan yang menyenangkan.

" Jadi kedepannya pendidikan numerasi jenjang yang lebih tinggi lagi, para siswa tidak takut lagi dengan yang namanya matematika dan sains. Mereka akan suka dengan matematika dan ilmu sains," kata Jamal (zal)