Pemprov Riau Gelar Roadshow Gebyar Perizinan Berusaha, Gubri: Dorong UMKM Tumbuh di Riau dan Naik Kelas

  • by Redaksi
  • Senin, 04 Agustus 2025 - 20:33:25 WIB

 

Seriau,- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Roadshow Gebyar Kemudahan Perizinan Berusaha Tahun 2025 di Mall SKA Pekanbaru, Senin (4/8/2025). Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-68 Provinsi Riau.

Gubernur Riau Abdul Wahid saat membuka Roadshow Kemudahan Perizinan Berusaha ini mengatakan ini sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar semakin berdaya saing dan naik kelas.

Kunci pembangunan daerah yang berkeadilan adalah memberi ruang seluas-luasnya bagi UMKM untuk tumbuh dan berkembang. Dirinya mengungkapkan sering mendapat keluhan dari pelaku UMKM terkait sulitnya pengurusan izin, akses permodalan, hingga persoalan sertifikasi halal dan legalitas usaha.

“ Banyak masyarakat pelaku UMKM yang mengeluh dan datang menemui saya, semua keluhan itu saya catat dan saya jadikan itu PR besar di kepemimpinan saya," kata Gubri, Senin, (4/8)

Menurut Gubri, tidak akan ada ekonomi Riau yang kokoh kalau usaha kecil menengahnya dibiarkan berjalan sendiri tanpa dibantu. UMKM Riau harus naik kelas, harus berdaya saing, dan bisa berdiri sejajar dengan usaha besar.

Dengan roadshow ini, Pemprov Riau menghadirkan berbagai layanan perizinan langsung di tempat, seperti pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), fasilitasi pembiayaan sertifikasi halal secara self-declare, pendampingan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), hingga bantuan mendapatkan sertifikat SNI dan izin edar BPOM.

Sementara itu, Kepala Dinas DPMPTSP Riau Helmi D mengatakan bahwa iklim investasi di Riau selalu menjadi nomor 1 terbesar di se Sumatrra bahwa dalam 5 tahun terakhir ini, Riau selalu masuk dalam peringkat 5 besar nasional.

" Banyaknya investasi asing yang berinvestasi di Riau menunjukan iklim investasi di Riau sangat baik bahkan tahun ini ada investasi yang akan menanamkan modalnya untuk pembangunan pabrik tebu di Rokan Hulu yang orientasinya untuk ekspor," kata Helmi.

Helmi mengaku tahun ini di Triwulan ke 3, nilai investasi se Sumatera, Riai nomor 2 tertinggi dengan nilai Rp12,67 triliun dan diharapkan di triwulan ke empat nilai bisa meningkat

" Memang saat ini nilai investasi masih berkisar 40 persen dan saya optimis target dari nasional maupun dari Gubernur Riau bisa tercapai karena masih ada 4 bulan lagi," ujar Helmi

Sementara itu, Sekretaris DPMPTSP Riau, Devi Rizaldi dalam laporannya menyatakan bahwa dalam rangka memberikan fasilitas kemudahan perizinan berusaha, legalitas usaha mikro kecil merupakan wujud komitmen nyata Pemprov Riau dalam memberikan kemudahan dan percepatan perizinan perusahaan bagi para pelaku usaha mikro kecil di Provinsi Riau.

“ Dimana Nomor Induk perusahaan merupakan identitas pelaku usaha, pelaksaan kemitraan usaha besar dengan UMKM di daerah pada bidang berat modal bertujuan itu mewujudkan pemerataan kesempatan dan kontribusi UMKM di daerah dalam peningkatan perekonomian,” jelas Devi Rizaldi.

Kemudian, tujuan lainnya yaitu kapasitas dan kompetensi UMKM di daerah untuk dapat berkolaborasi dengan usaha besar baik dari dalam maupun luar negeri.

“ Kami juga mendorong bertumbuhnya UMKM di daerah yang masuk dalam rantai pasok bagi penguatan nilai tambah dan basis produksi di dalam negeri," katanya (zal)