Seriau, SMK Akbar Pekanbaru menggelar acara pelepasan siswa Kelas XII yang telah menuntaskan studinya tahun ini, Sabtu (24/5). Dimana, tahun 2025 ini, ada sebanyak 226 orang yang dinyatakan lulus
Ketua Yayasan Prospek Riau DR.Edi Haryono SE. MM mengatakan dari 226 lulusan yang tamat tahun ini, 25 persen atau sekitar 51 orang sudah diterima kerja diberbagai bidang usaha dan industri. Mereka diterima kerja dengan rentang waktu dalam satu bulan ini saja.
Bagi yang belum diterima kerja, sekolah juga menyiapkan pola pendampingan bagi alumni yang membutuhkan informasi pekerjaan. Pola pendampingan ini satu satunya sekolah yang memberikan pendampingan kepada lulusan.
" Kita tidak membiar dan melepaskan begitu saja siswa kita yang tamat dan belum bekerja. Sekolah siapkan pola pendampingan bagi siswa yang belum bekerja berupa informasi lowongan kerja sesuai dengan keahlian yang dibutuhkan siswa," kata Edi, Sabtu (24/5) dihadapan lulusan dan orangtua
Selain pelepasan siswa, kata Edi, juga dilakukan Pengukuhan Siswa Binaan sebagai Mahasiswa Baru Institut MASTER. Jumlah siswa yang dikukuhkan sebagai mahasiswa baru Institut MASTER sebanyak 64 orang.
Program ini, mereka bisa kerja sambil kuliah dan mendapatkan beasiswa gratis uang SPP dua semeter." Insyaallah, siswa kita yang kerja sambil kuliah ini mereka bsa bayar SPP sendiri. Perkulihan akan kita mulai 16 Juni mendatang," kata Edi yang juga Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Siak ini
Edi menambahkan siswa kuliah sambil kerja ini bisa diuji dengan universias lainnya. Dimana kalau kuliah sambil kerja, mahasiswa Institut MASTER sudah punya pengalaman sedangkan kalau hanya kuliah, pastilah tidak ada pengalaman.
Sementara itu Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau diwakili oleh staf SMK Disdik Riau Akmal memberi apresiasi kepada lulusan SMK Akbar Pekanbaru dimana dari 226 lulusan, tercatat sudah ada 51 lulusan yang diterima kerja dalam rentang waktu 1 bulan. Ini artinya hanya tinggal 75 persen saja yang belum mendapat pekerjaan.
" Saya apresiasi dengan SMK Akbar, belum terima ijazah sudah ada 51 orang atau 25 persen siswa yang diterima kerja. Ini luar biasa," kata Akmal
Ditambahkan Akmal, sudah seharusnya tamatan SMK diutamakan bekerja, mereka juga bisa membuka usaha sendiri dan melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi.
" Saya lihat juga ada program yang mendapatkan beasiswa kuliah sambil kerja sebanyak 64 orang," kata Akmal
Sementara itu Kepala SMK Akbar Hj Eva Rosaria yang akrab disapa Ocha menyampaikan ucapan selamat kepada lulusan yang akan menamatkan pendidikan di sekolah. Pelepasan siswa secara sederhana di sekolah ini mengaku linier dengan kebijakan Gubernur Riau, Abdul Wahid yang telah mengeluarkan surat edaran (SE). Dimana, perpisahan sekolah dapat dilakukan secara sederhana di sekolah dan tak membebani orangtua peserta didik.
SMK Akbar Pekanbaru tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan kepada siswa tapi juga mengedepankan pendidikan karakter siswa bagiamana, siswa itu mempunyai ahklak yang baik, beretika dan punya atitude.
" Sekarang ini atitude ini sangat penting bagi perusahaan. Tidak hanya kompetensi siswa saja yang dilihat tapi juga atitude seseorang, budi pekerti. Ini yang utama," kata Ocha (zal)