Seriau,- Sebanyak 386 siswa kelas XII SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru mengelar Purna Siswa yang dilakukan secara sederhana. Kegiatan Purna Siswa ini baru pertama kali dilaksanakan disekolah. Biasanya kegiatan purna siswa selalu digelar diluar sekolah dan di Hotel.
" Kegiatan ini mengikuti himbauan Gubernur Riau agar pelaksanaan perpisahan dilaksanakan disekolah secara sederhana dan tidak membebani orangtua siswa. Kita ikuti aturan," kata Kepala SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru, Paiman Sanen, Selasa (20/5)
Dikatakan Paiman, jumlah siswa SMK Muhamamdiyah 2 Pekanbaru yang purna siswa sebanyak 386 orang. Dari jumlah tersebut, 18 siswa sudah diterima kuliah di perguruan tinggi negeri ternama melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) dan ini merupakan jumlah yang terbanyak.
Selain diterima kuliah, juga ada beberapa siswa yang belum tamat, tapi sudah diterima kerja. Mereka diterima kerja waktu magang di perusahaan tersebut
" Ada 6 perusahaan yang menginginkan siswa kita untuk bekerja. Ini artinya kompetensi siswa kita sudah kompeten dan dibutuhkan oleh perusahaan," kata Paiman
Paiman menambahkan, selain diterima kuliah di PTN dan bekerja juga banyak siswa SMK Muhammadiyah yang membuka usaha sendiri. Ini sesuai dengan konsep SMK itu sendiri bagaimana siswa tamatan SMK bisa mempunyai usaha sendiri dengan skil yang dimilikinya.
" Berbeda dengan tamatan SMA yang diharuskan untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Kalau tamatan SMK ini, kalau tidak bekerja di perusahaan, ya mereka membuka usaha sendiri," sebut Paiman
Sementara itu Ketua PDM Kota Pekanbaru Jabarullah mengatakan pelaksanaan perpisahan siswa dilakukan secara sederhana tidak boleh dilaksanakan di hotel sesuai dengan arahan Gubernur Riau.
" Kita dari PDM Kota Pekanbaru juga membuat surat edaran kepada sekolah mulai SD hingga SMA sederajat untuk tidak melaksanakan perpisahan di hotel. Perpisahan harus dilakukan secara sederhana dan tidak membebani orangtua siswa. Hal ini pula yang dilakukan oleh SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru," kata Jabarullah.
Jabarulah juga berharap kepada alumni untuk tetap menjaga nama almameter, tetap semangat belajar dimanapun berada. Pendidikan nilai karakter selama 3 tahun yang diajarkan disekolah ini harus dipertahankan sebagai pondasi bagi siswa untuk menghadapi tatangan yang semakin berat.
" Kami juga dapat informasi bahwa sudah banyak siswa kita yang diterima bekerja di dunia usaha dan industri. Ini artinya, apa yang diajarkan oleh bapak ibu guru sangat berguna bagi siswa," tutup Jabarullah (zal)