Wamen Dikdasmen RI Buka Kegiatan Pelatihan Kompetensi Guru Muhammadiyah yang Diadakan BGTK Riau


 

Seriau,- Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamen Dikdasmen) RI Dr Fajar Riza Ul Haq MSi menghadiri sekaligus membuka Pelatihan Kompetensi Guru Muhammadiyah yang diadakan Balai Guru Tenaga Kependidikan GTK Riau bersama Mejelis Dikdasmen PW Muhammadiyah Riau, Sabtu (3/5) siang

Pelatihan yang diikuti 63 peserta ini sebagai salah satu upaya meningkatakan kompetensi guru dalam melaksanakan proses pembelajaran di sekolah.

Kepala Balai Guru Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Riau Reisky Bertary. MPd mengtakan bahwa kegiatan pelatihan kompetensi guru muhammdiyah ini akan dilakukan 11 kabupaten kota di Riau. Namun kali ini pelatihan dilakukan secara luring di BGTK Riau.

Sebagai narasumber dalam pelatihan ini berasal dari dosen beberapa perguruan tinggi seperti dosen FKIP UNRI, FKIP UMRI dan narasumber dari BGTK Riau.

" Alhamdulillah pelatihan ini sangat istimewa karena langsung dihadiri oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamen Dikdasmen) RI Dr Fajar Riza Ul Haq MSi," kata Reisky di Aula Balai Guru Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Riau, Sabtu (3/5).

Selain pelatihan peningkatan kompetensi guru, juga dilakukan penandatanganan kerjasama MoU BGTK Riau dengan FKIP UNRI dan LKPA Kota Pekanbaru. kerjasama ini salah satu untuk peningkatan  kompetensi guru.

" Kita berharap dengan adanya pelatihan kompetensi guru ini bisa meningkatkan mutu pendidikan di Riau," harap Reisky.

Sementara itu Wakil Menteri Dikdasmen RI Dr. Fajar Riza Ul Haq, MA menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Guru memiliki peran yang sangat penting dalam mencetak generasi yang berkualitas dan berakhlak mulia.

Guru juga harus mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan  seperti yang diadakan oleh Majelis Dikdasmen PW Muhammdiyah Riau ini. Selain guru harus terbuka dengan perubahan, guru harus membuka diri untuk menciptakan inovasi dan guru bisa menjadi pendamping bagi siswa serta orangtua kedua disekolah.

" Saat ini siswa sangat membutuhkan figur orangtua ketika menghadapi persoalan remaja dan kesehatan mental. Guru harus mengajar dengan penuh kasih sayang, perhatian. Kedepannya kekerasan terhadap siswa, perundungan tidak akan terjadi lagi," kata Wamen Fajar

Gubernur Riau diwakili Plt Kadisdik Riau Erisman Yahya mengapresiasi kegiatan pelatihan peningkatan kompetensi guru yang diadakan Majelis Dikdasmen PW Muhammadiyah Riau kerjasama dengan BGTK Riau.

Sebab, peningkatan kompetensi guru salah faktor utama kualitas pendidikan di sekolah. Kalau gurunya berkualitas pastilah anak anak didik berkualitas pula.

" Saya melihat ini salah satu cara peningkatan kualitas guru melalui pelatihan, diklat yang semuanya bermuara untuk peningkatan kualitas lulusan," kata Erisman

Selain hadiri Wamen, hadir juga Gubernur Riau diwakili Plt
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Dr. H. Abdul Jamal, Dekan FKIP Unri Prof Jimmi Copriady, Kepala BPMP Riau Dr Nilam Suri, Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau, Koordinator Majelis Dikdasmen PW Muhammadiyah Riau Dr Sutarmo dan pejabat lainnya (zal)