Saling Berbagi, PT Riau Petroleum Ajak 1000 Anak Yatim Belanja Baju Lebaran


 

Seriau,- PT Riau Petroleum mengadakan kegiatan belanja baju hari Raya Idul Fitri 1446 H untuk seribu anak yatim piatu dan dhuafa dari seluruh Provisi Riau. Dalam belanja baju lebaran tersebut langsung dihadiri oleh Gubernur Riau Abdul Wahid.

Periode pertama ini, sebanyak 500 anak yatim diundang berbelanja  di Store Matahari SKA  Pekanbaru, Rabu (18/3/). Setiap anak yatim diperbolehkan memilih sendiri pakaian dan sepatu dengan budget masing- masing 1 juta rupiah.

Direktur PT Riau Petroleum Perseroda Prof Husnul Kausarian, Ph.D mengatakan seluruh anak yatim dan dhuafa mendapatkan kesempatan untuk memperoleh manfaat dari program CSR  (Corporate Social Responsibility).

Kegiatan belanja baju hari raya untuk anak-anak yatim dan dhuafa merupakan implementasi atas kewajiban perusahaan dan diharapkan agar program ini bisa bermanfaat dan tepat sasaran.

" Dalam program ini, perusahaan mengundang 1000 orang anak yatim dan dhuafa. Untuk kegiatan di Store Matahari SKA Pekanbaru ini, 500 anak yatim dari berbagai daerah seperti Pekanbaru, Kampar dan daerah sekitarnya," kata Husnul, Selasa (17/3)

Sementara untuk 500 lagi, kata Husnul, nanti akan di gelar di Kota Dumai dalam beberapa hari ke depan. Kami memberikan bantuan senilai satu juta, bukan berupa uang dan  voucher. Tapi mereka akan memilih sendiri baju yang mereka suka  di store Matahari Mal SKA.

" Kita terapkan program ini karena bisa menyasar, tepat sasaran langsung ke anak-anak yatim," terangnya.

Sementara  itu, Gubernur Riau Abdul Wahid mengucapkan terimaksih kepada PT Riau Petroleum yang mengadakan program belanja seribu  anak yatim piatu serta dhuafa baju hari raya.

Menurut Gubri, menjelang hari raya ini tentunya anak-anak yang ditinggalkan sang ayah, bahkan ibu pasti merasa kesepian. Suasana di hari kemenangan tentunya akan sempurna jika ditemani oleh keluarga.

" Untuk itu saya berterima kasih pada PT Riau Petroleum, yang telah berbagi di bulan suci ini sehingga anak-anak terhibur. Walau nilainya tidak banyak, tapi kegiatan ini bisa mengobati ruang kesedihan mereka karena  diperhatikan dan bisa ikut merayakan hari kemenangan," kata Gubri. (zal)