Seriau,- Ketika sekolah lain di sibukan dengan finalisasi pengisian Pangkal Data Sekolah Siswa (PDSS), SMAN 3 Pekanbaru telah menuntaskan pengisian PDSS sebelum batas akhir 31 Januari lalu.
Sebanyak 141 siswa dari 350 atau 40 persen dari jumlah siswa telah mengisi PDSS untuk mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2025.
" Alhamdulllah, pengisian data siswa ke sistem SNPMB telah tuntas kita lakukan. Ini berkat kerja keras tim guru BK agar pengisian data siswa tepat waktu terselesaikan dengan baik," kata Kepala SMAN 3 Pekanbaru Hj Ermita. MM didampingi guru BK Julita Martalena dan Khairunisa, Kamis (6/2) di Pekanbaru
Dijelaskan, Ermita, pentingnya SNBP bagi siswa, mengharuskan tim BK ini sudah bekerja sejak siswa duduk di kelas XII sosialisasi SNBP ini sudah diberi kepada siswa jauh jauh hari. Sebab, SNBP ini salah satu seleksi mahasiswa baru yang pailng diminati oleh siswa.
Siswa harus.tahu, apa itu jalur SNBP, syarat siswa yang bisa ikut SNBP dan apa konsekuensi jika lulus SNBP namun siswa tidak mengambilnya.
" Jadi banyak hal penting yang harus diketahui oleh. Oleh sebab itu saat siswa duduk dikelas XII sudah kita sosialisasikan," kata Ermita.
Setelah pengisian PDSS, selanjutkan siswa akan membuat akun SNPMB siswa mulai 13 Januari-18 Februari 2025. Pendaftaran SNBP mulai 4-18 Februari 2025 dan pengumuman hasil SNBP tanggal 18 Maret 2025.
Sebelum pendaftaran, sekolah memberikan pemetaan jurusan kepada siswa. Sebab, pemetaan jurusan ini sangat penting agar siswa bisa diterima di perguruan tinggi.
" Pemetaan jurusan yang dingin siswa ini salah satu strategi Jangan yerlua memiliki jurusan yang favorit. Sebab kalau jurusan favorit banyak saingan dari peserta lain. Oleh karena itu pilih jurusan yang minim sehingga peluang diterima SNBP semakin besar. Inilah penting pemetaan jurusan yang dilakukan guru BK," kata Ermita
Berdasarkan data tahun lalu, siswa SMAN 3 Pekanbaru yang diterima melalui jalur SNBP sebanyak 37 orang. Jumlah ini tersebar di beberapa perguruan tinggi ternama di Indonesia diantaranya UGM UNP, Universitas Vetaran Jogyakarta, USU selebihnya UNRI.
" Mudah mudahan dari 141 siswa yang daftar SNBP ini bisa lulus perguruan ternama dan jumlah meningkat dari tahun lalu," kata Ermita. (zal)