Seriau,- Unit Layanan Disabilitas (ULD) Dinas Pendidikan Provinsi Riau di resmi oleh Sekretaris Dirjen PAUD Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbudristek RI Dr Praptono, Kamis (10/9)
Peresmian ini ditandai dengan pemotongan pita oleh Dr Praptono, Kabid PKPLK Disdik Riau Harisman dan Kepala BPMP Provinsi Riau Dr Nilam Suri.
Sebelumnya, ULD Disdik Riau ini merupakan Layanan Pusat Autis (PLA) dibawah Bidang PKPLK Disdik Riau.
Dr Praptono usai meresmikan ULD Disdik Riau mengapresiasi peningkatan fungsi layanan dari PLA menjadi ULD. Fungsi PLA biasanya hanya melayani anak anak autis saja, namun berbeda dengan ULD yang melayani semua anak disabilitas diantara tuna rungu, tuna nerta dan grahita
" Ini kemajuan yang dibuat oleh Disdik Riau meningkatkan fungsi layanan, biasanya hanya melayani anak autis, tapi dengan ULD ini semua anak disabilitas bisa di layani di ULD Disdik Riau," kata Praptono, Kamis (10/9).
Dikatakannya, sesuai dengan amanah undang undang, ULD ini harus dibentuk mulai di tingkat provinsi, kabupaten kota dan perguruan tinggi. Kalau ULD di provinsi dan kabupaten kota, itu menjadi tanggung jawab Dirjen PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah
Sedangkan ULD di perguruan tinggi, itu bawah Dirjen Dikti." Berdasarkan data yang saya terima, saat ini sudah ada 37 provinsi di Indonesia yang sudah mempunyai ULD dan tinggal satu provinsi lagi yang belum," kata Praptono.
Sementara itu Kabid PKPLK Disdik Riau Harisman mengatakan bahwa Disdik Riau sudah lama berencana menaikan fungsi layanan dari PLA menjadi ULD. Namun baru hari ini rencana menaikan fungsi layanan PLA menjadi ULD bisa dikabulkan
" Alhamdullilah peresmian langsung dilakukan oleh Sekretaris Dirjen PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud RI Dr Praptono," kata Harisman.
Tugas ULD yang dimiliki Disdik Riau, kata Harisman, diantarnya melaksanakan kebijakan kementerian terkait disabilitas memberikan rekomendasi melaksnakan pelatihan dan bimtek. Terakhir, fungsi ULD juga untuk melaksanakan pengawasan evaluasi dan pelaporan.
Dengan adanya ULD ini, Disdik Riau mengharapan kementerian bisa memberikan bantuan untuk pengembangan ULD karena untuk mengembangkan ULD, tidak hanya dari APBD saja tetapi juga APBN." Kalau sumber daya manusia sudah kita siapkan di ULD," kata Harisman (zal)