100 Guru Riau Dibekali Pembelajaran Integrasi STEM dan Teknologi Robotik Kepada Siswa

  • by Redaksi
  • Selasa, 08 Oktober 2024 - 14:41:02 WIB

 

Seriau,- Sebanyak 100 guru di Riau mengikuti Workshop Integrasi STEM Robotic dalam Pembelajaran. Kegiatan yang berlangsung selama 4 hari ini dibuka oleh Kepala Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi Riau Reisky Bestary.MPd, Sabtu (7/10) sore di Hotel Aryaduta Pekanbaru.

Kepala BGP Riau Reisky Bestary dihadapan peserta worksho mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para guru dengan mengunakan integrasi konsep STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) dan teknologi robotik dalam pembelajaran di kelas sehingga para siswa dapat berfikir logis.

Selain itu, para peserta workshop mendapatkan pengetahuan mengenai teknologi terkini seperti gamifikasi, Virtual Reality (VR), dan chatbot, serta mengaplikasikan coding dan robotik yang relevan dengan perkembangan era digital.

" Jadi, sekolah yang mempunyai fasilitas lengkap dan guru sudah punya keterampilan IT ini, sekolah ini bisa menerapkan pembelajaran dengan mengunakan model
integrasi konsep STEM," kata Reisky, Senin (7/10)

Reiaky juga mengatakan materi dalam workshop ini meliputi pemahaman teoritis dan keterampilan praktis dan beberapa metode sepeti ceramah interaktif, diskusi dan simulasi lomba." Kita berharap guru yang peserta dari jenjang SD, SMP, SMA dan SMK bisa mengunakan integrasi konsep STEM dan teknologi robotik dalam pembelajaran di kelas," kata Reisky

Narasumber pada kegiatan workshop berjumlah 3 orang diantaranya dari Rumah Edukasi Jakarta Mulia Antom Mandiro yang telah teruji dalam aktivitas pengembangan STEM di Asia serta Prof Neni dari Universitas Riau.

Sementara Direktur Rumah Edukasi Jakarta Mulia Antom Mandiro menjelaskan  bahwa konsep pembelajaran  STEM dan teknologi robotik ini merupakan sistem pembelajaran abad ini guna mempersiapkan peserta didik dalam menghadapi masalah dan memecahkan masalah dengan berintegrasi masa sekarang dan masa akan datang

." Kita perlu mempersiapkan anak anak kita sejak dini untuk memecahkan masalah dengan integrasi STEM," kata  Antom Mandiro. (zal)