5 SMK Binaan Dari 27 SMK Binaan Capella Honda Naik Tingkat Kualitasnya

  • by Redaksi
  • Senin, 30 September 2024 - 20:57:22 WIB

 

SeRiau - Pekanbaru  – PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Riau yang bergerak di bidang otomotif tingkatkan 5 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) binaan yang memiliki jurusan Teknik Bisnis Sepeda Motor (TBSM) di Riau.

Sebanyak 5 SMK binaan PT CDN yang akan naik tingkat itu adalah sebanyak 3 SMK yang diupayakan naik dari Grae B ke Grade A yakni SMK N 1 Sengingi Hilir, SMK N 1 Tambusai & SMK N 2 pinggir, kemudian 2 SMK yang diupayakan naik dari grade A ke grade A+ yakni SMK N 1 Mempura dan SMK N 1 Pangkalan Lesung.

Vocational Officer Lahdi Pekbar Putra mengatakan, saat ini PT CDN bekerjasama dengan 27 SMK binaan yang memiliki jurusan Teknik Bisnis Sepeda Motor (TBSM) yang tersebar dibeberapa kabupaten yang ada di wilayah Riau. Kerjasama yang dilakukan mengikuti standar Tempat Uji Kompetensi (TUK) dari Honda sesuai dengan fasilitas seperti tools, unit, dan ruangan yang sudah ditentukan oleh Honda.

"Jadi setiap SMK binaan itu tingkatan standarisasi yang diberikan berupa 3 kategori yakni grade B, Grade A, dan Grade A+. Masing-masing grade, Honda pastinya memberikan bantuan berupa modul pembelajaran berbasis industri untuk menunjang aktifitas pembelajaran, kelengkapan special tools, dan unit sepeda motor Honda menyesuaikan ketentuan di masing-masing grade," ujar Vocational Officer Lahdi Pekbar Putra kepada wartawan, Senin (30/9).

Selain itu tambahnya, Honda juga meningkatkan kualitas para tenaga pengajar di SMK jurusan TBSM dengan memberikan tingkatan training langsung dari instruktur Technical Service PT CDN yang sudah disertifikasi dan standar Astra Honda Motor (AHM). Bukan hanya itu saja, siswa-siswi yang lulus dari SMK jurusan TBSM pastinya memiliki bekal pengetahuan dan sertifikat Technical Training Level (TTL) 1 yang artinya siap di kerjakan di Astra Honda Authorized Service Station (AHASS) di seluruh Indonesia.

Untuk itu katanya lagi, Honda akan terus berusaha untuk meningkatkan kualitas dengan menaikkan grade yang pastinya standar TUK seperti tools, unit, ruangan, laboratorium dan lainnya jauh lebih bagus.

"Tahun ini kita akan kejarkan beberapa SMK untuk dapat menaikkan grade sehingga belakangan ini kita intens turun kelapangan untuk melakukan pengecheckan dan melihat perkembangan progress," ucap Lahdi.

Yang diupayakan naik grade itu ada 3 SMK naik dari Grae B ke Grade A dan ada 2 SMK yang diupayakan naik dari grade A ke grade A+.

Keunggulan menyandang status grade A+ yaitu, SMK sudah mampu mengikuti program Tefa (Teaching Factory) yang berskala bengkel resmi Honda dan siswa-siswi yang lulus sudah menyandang predikat Technical  Training Level 1 ( TTL 1) yang siap untuk bekerja di  jaringan bengkel resmi Honda di seluruh Indonesia. 

Semoga dengan adanya Assessment Kenaikan Grade ini kata Lahdi lagi, SMK ini bisa menjadi komitmen bersama antara dunia industri dan dunia pendidikan agar tetap fokus terhadap kualitas jurusan dan SDM sesuai dengan Standarisasi Astra Honda Motor.

"Ini merupakan wujud Impementasi Sinergi Bagi Negeri, kami berharap dengan adanya apresiasi ini, SMKN yang sudah di lakukan Asessmeent tetap konsisten dan memepertahankan standar kualitas nya serta tetap dapat bekerjasama dengan baik," ungkap Vocational Officer Lahdi Pekbar Putra. (**/rls)