SAMADE dan KUD Maju Jaya Gelar Seminar Lapangan Pupuk dan Pengelolaan Gulma serta Hama di Perkebunan Kelapa Sawit

  • by Redaksi
  • Selasa, 24 September 2024 - 12:04:25 WIB

 

SeRiau - Desa Pelambaian, Kec. Tapung, Kabupaten Kampar –  Asosiasi Sawitku Masa Depanku (SAMADE) dan KUD Maju Jaya menyelenggarakan seminar lapangan mengenai pupuk serta pengelolaan gulma dan hama di perkebunan kelapa sawit, Pada hari Sabtu, 21 September 2024.

Acara ini dibuka oleh Bapak Sofiandi, Camat Kecamatan Tapung, dan dihadiri oleh sekitar 100 peserta dari 15 KUD dan 13 kelompok tani di wilayah Kabupaten Kampar.

Bapak M. Nizam Tambusai, Ketua Panitia Pelaksana, menjelaskan, "Kegiatan ini sedikit berbeda dari acara SAMADE sebelumnya yang biasanya di hotel. Kami mendatangkan para ahli untuk langsung menjawab masalah yang dihadapi petani sawit terkait pupuk, hama, dan gulma."

Ia menambahkan bahwa KUD Maju Jaya merupakan KUD yang berhasil melaksanakan PSR secara swakelola. "Ini menjadi contoh bagi KUD lainnya untuk mencapai kesejahteraan bersama melalui sawit," ungkap Nizam.

Bapak Saman, Ketua KUD Maju Jaya, juga menekankan pentingnya mengikuti program pemerintah. "Mari ikuti program pemerintah untuk memajukan sawit yang berkelanjutan," ajaknya.

Sementara itu, Bapak Okslan Juma Indri, Sekjen DPP SAMADE, menjelaskan latar belakang acara ini. "Kami mengadakan seminar ini karena keluhan dari petani tentang hama dan gulma yang merugikan. Kami ingin mewujudkan perkebunan yang berjalan baik tanpa hambatan teknis," ujarnya. Ia menegaskan dukungan penuh BPDPKS untuk kegiatan ini, serta pentingnya hilirisasi produk limbah kelapa sawit.

Di akhir acara, peserta dijadwalkan untuk turun ke lapangan guna melihat langsung permasalahan di perkebunan sawit warga Desa Pelambaian. Bapak Sofiandi berharap, "Semoga sawit yang ditanam dapat subur dan cepat menghasilkan, sehingga petani dapat sejahtera kembali."

Sambutan secara daring dari Bapak Ahmad Munir, Kepala Divisi Pungutan Biaya dan Iuran CPO BPDPKS, menambahkan, "Kami mengelola dana dengan prinsip 'From Palm Oil to Palm Oil', untuk meningkatkan kesejahteraan sawit rakyat."

Dengan berbagai dukungan dan program yang terencana, seminar ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi perkembangan kelapa sawit yang berkelanjutan di Indonesia.(***)