2.550 Mahasiswa Baru Umri Jalani PKKMB dan Masta, Umri Masuk 15 Besar PTM Terbaik di Indonesia

  • by Redaksi
  • Selasa, 17 September 2024 - 18:55:19 WIB

 

Seriau,- Sebanyak 2.550 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) Tahun Akademik 2024/2025 menjalani Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) dan Masa Taaruf (Masta), Selasa(17/9) pagi.

Pembukaan PKKMB dan MASTA secara resmi ditandai dengan pemukulan kompang bersama dan penyerahan mahasiswa baru oleh rektor kepada Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah untuk dididik menjadi kader persyarikatan.

Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah Erwin Akib.PhD mengucapkan selamat kepada 2.550 mahasiswa baru UMRI yang mengikuti PKKBM dan Masta. Saat ini, jumlah Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) dan Aisyiyah di Indonesia sebanyak 167 PTM. Dari jumlah tersebut, UMRI masuk kategori perguruan tinggi muhammadiyah 15 besar terbaik.

Erwin mengatakan sebagai PTM terbaik ada indikator yang telah dimiliki Umri diantarnya Umri sudah mempunyai Fakultas Kedokteran dan Profesi Ilmu Kesehatan. Indikator lainnya, adanya peningkatan jumlah mahasiswa yang saat ini telah mencapai belasan ribu mahasiswa. Dua indikator ini yang membawa UMRI masuk 15 besar terbaik PTM dan Aisyiyah di Indonesia.

" Hari ini saja kita lihat dan saksikan ada 2.550 mahasiswa baru yang mengikuti PKKBM dan Masta," kata Erwin dihadapan ribuan mahasiswa baru UMRI.

Erwin juga meminta kepada rektor Umri untuk meningkatkan akreditasi Institusi menjadi unggul. Dari 20, prodi, Umri sudah memiliki 3 prodi yang mendapat nilai akreditasi unggul dan kemungkinan besar akan menyusul 10 prodi lagi yang akan mendapat akreditasi unggul.

" Kita dari Majelis Dikti Litbang akan mengawal proses ini dan kita berharap tahun depan Umri bisa menerima mahasiswa baru sebanyak 5000 setiap tahunnya," kata Erwin

Sementara Rektor Umri, Dr H. Saidul Amin mengatakan ada tiga yang menjadi prioritas dalam dunia pendidikan kampus head, heart, dan hand.

Head atau kepala di isi dengan ilmu pengetahuan agar mahasiswa punya inovasi dan prestasi. Heart atau jiwa di isi dengan iman dan ideologi agar tetap teguh dalam pendirian. Kemudian hand atau skill kemampuan non akademis mahasiswa.

Mahasiswa baru, kata Saidul, akan dididik untuk mempertajam ideologi, kebenaran, keimanan, keteguhan hati dan spiritualitas. Mahasiswa Umri harus punya skill dan kemampuan. Kemampuan untuk hidup berupa soft skill yang akan dididik di Umri." Mahasiswa Umri harus dapat menjadi matahari yang mencerahkan alam semesta tanpa bantuan siapapun," katanya.

Sementara, sambutan PJ gubernur disampaikan oleh Faisal Ahmaddin Kabid Guru Tenaga Kependidikan (GTK) Disdik Riau menyampaikan ada tiga kemampuan yang harus dimiliki mahasiswa saat ini untuk menghadapi perkembangan teknologi. Yaitu komunikasi, spritual dan kuantitatif.

Menurut dia UMRI menjadi tempat yang tepat untuk menjawab kebutuhan itu. Pemerintah Provinsi Riau telah mendukung pendidikan UMRI dengan menyalurkan 744 beasiswa untuk mahasiswa dengan rincian 290 beasiswa bidik misi dan 419 beasiswa mahasiswa berprestasi. (zal)