Seriau,- Potensi penerimaan pajak kendaraan bermotor di Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Pengelolaan Pendapatan Simpang Tiga Bapenda Riau bisa mengalami penurunan jika dibandingkan tahun lalu.
Penurunan pendapatan ini salah satu faktor utamanya adaya daya beli masyarakat yang menurun terutama sekali kendaraan bermotor baik itu roda dua maupun roda empat sektar 40 pesen
" Potensi penurunan pendapatan pajak kendaraan ini bisa saja terjadi akibatnya daya beli kendaraan bermotor yang menurun jika dibandingkan tahun lalu," kata Kepala UPT Pengelolaan Pendapatan Simpang Tiga Bapenda Riau, Indra, Jumat (6/9) di Kantor Bapenda Riau.
Disebutkan Indra, hingga triwulan ketiga ini, penerimaan pendapatan di UPT Samsat Simpang Tiga pertanggal 6 September ini telah mencapai 60,66 persen dengan tiga item penerimaan. Penerimaan pertama, berasal dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar 59,60 persen. Target realisasi penerimaan tahun ini Rp 231,6 miliar.
Selanjutnya Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN- KB) telah mencapai 57,04 persen dari target realisasi tahun ini sebesar Rp 137,9 miliar dan terakhir Pajak Air Permukaan (PAP) baru mencapai 52,44 persen dari realisasi target Rp 664 juta tahun ini.
" Kita beharap hingga akhir triwulan empat akhir Desember ini, UPT Penglolaan Pendapatan Samsat Simpang Tiga bisa mencapai 85 persen kaetas dan kita berusaha untuk agar realisasi pendapatan di UPT Samsat Simpang Tiga ini bisa tercapai," kata Indra.
Usaha untuk mencapai target pendapatan, kata Indra, pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap kendaraan yang belum membayar pajak dan itu sudah didata. Selanjutnya dengan program Tanjak Delivery. Program ini telah bekerja sama dengan 12 rumah sakit dengan menempatkan petugas samsat setiap hari Senin hingga Kamis mulai jam 8 hingga jam 1 siang.
" Diharapkan dengan kerjasama ini bisa menciptakan kepatuhan pajak terhadap karyawan/ pegawai yang ada di seluruh rumah sakit. Ini juga akan di nilai rumah sakit mana yang kepatuhan membayat pajakanya tinggi," kata Indra
Selanjutnya, kata Indra ada program samsat keliling dengan 12 titik lokasi ditambah hari minggu dilokasi car free day." Jadi dengan usaha yang kami lakukan, saya sangat optimis target realisasi pendapatan di UPT Pengelolaab Penerimaan Simpang Tiga tahun ini bisa mencapai 85 persen," harap Indra (zal)